Minggu, 26 April 2026

Pendidikan

Kemendikdasmen Perluas Program Pendidikan Jarak Jauh ke 34 Provinsi, Sasar 3.500 Anak Putus Sekolah

Kemendikdasmen resmi memperluas program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) untuk jenjang menengah ke 34 provinsi pada 2026.

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
PEMBELAJARAN JARAK JAUH - Ilustrasi. Seorang siswa sekolah dasar melakukan pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan gawainya. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi memperluas program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) untuk jenjang menengah ke 34 provinsi pada 2026. (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO) 
Ringkasan Berita:
  • Kemendikdasmen meluncurkan PJJ di 34 provinsi dengan target 3.500 anak tidak sekolah kembali belajar.
  • Program ini berbasis usulan provinsi dengan kriteria kesiapan sekolah, sarana prasarana, dan SDM.
  • Bantuan dana stimulus diberikan sebagai dukungan awal, bukan pembiayaan penuh, untuk memperluas akses pendidikan.

TRIBUNKALTIM.CO - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi memperluas program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) untuk jenjang menengah ke 34 provinsi pada 2026.

PJJ adalah sistem pembelajaran yang memungkinkan siswa belajar tanpa harus hadir secara fisik di sekolah, menggunakan modul, teknologi daring, dan dukungan sekolah penyelenggara.

Program ini menargetkan sedikitnya 3.500 anak tidak sekolah (ATS) kembali mengenyam pendidikan.

Baca juga: Kemendikdasmen Buka Pendaftaran Seleksi Voice Over Buku Audio 2026, Ini Persyaratannya

ATS adalah istilah bagi anak usia sekolah yang tidak terdaftar di lembaga pendidikan formal.

“Di semua provinsi ada anak tidak sekolah. Karena itu tahun ini PJJ akan dilaksanakan di 34 provinsi,” ujar Direktur Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) Kemendikdasmen, Saryadi, Minggu (26/4/2026).

Berdasarkan data kementerian, jumlah ATS tertinggi berada di Jawa Barat sekitar 106 ribu anak, disusul Jawa Tengah 59 ribu, dan Jawa Timur 53 ribu.

Pelaksanaan PJJ dilakukan berdasarkan usulan pemerintah provinsi dengan mempertimbangkan akreditasi sekolah, sarana prasarana, serta kesiapan sumber daya manusia.

Baca juga: Link Daftar Beasiswa Talenta Indonesia 2026 dari Kemendikdasmen untuk Kuliah Dalam dan Luar Negeri

Kemendikdasmen juga menyalurkan bantuan dana stimulus kepada sekolah penyelenggara PJJ.

“Jumlahnya tidak besar, tetapi sebagai bentuk apresiasi dan stimulus agar sekolah bisa menjangkau siswa,” kata Saryadi.

Bantuan ini bukan pembiayaan penuh, melainkan dukungan awal agar sekolah dapat mengembangkan layanan.

Program PJJ sebelumnya telah diuji coba pada 2025 untuk anak pekerja migran Indonesia di Malaysia.

Hasil uji coba tersebut menjadi dasar perluasan program secara nasional tahun ini. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kemendikdasmen Buka Program Pendidikan Jarak Jauh, Sasar 3.500 Anak Putus Sekolah

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved