Kamis, 7 Mei 2026

Bantuan Sosial

Data Terbaru Kemensos, Ada 475.821 Penerima Baru Bansos PKH dan Sembako, Cara Cek Daftar Nama

Data terbaru Kemensos, ada 475.821 penerima baru bansos PKH dan sembako untuk triwulan II. Cara cek nama terdaftar atau tidak.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Amalia Husnul A
Situs https://cekbansos.kemensos.go.id/
LAMAN CEK BANSOS - Tampilan laman cek bansos dari Kemensos. Data terbaru Kemensos, ada 475.821 penerima baru bansos PKH dan sembako untuk triwulan II. Cara cek nama terdaftar atau tidak. (Situs https://cekbansos.kemensos.go.id/). 

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan kondisi tersebut menjadi alasan utama pemerintah melakukan pembenahan besar-besaran terhadap basis data penerima manfaat melalui Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

"Data Dewan Ekonomi Nasional menunjukkan program bansos seperti PKH dan sembako masih sekitar 45 persen tidak tepat sasaran. Karena itu, kita harus perbaiki total datanya,” kata Gus Ipul dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPR di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (9/2/2026) seperti dikutip TribunKaltim.co dari kompas.tv.

Menurutnya, inclusion error terjadi ketika warga mampu justru menerima bantuan.

Sebaliknya, exclusion error dialami masyarakat miskin yang seharusnya berhak, namun tidak terdaftar.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Kemensos menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) dan pemerintah daerah melakukan verifikasi dan validasi lapangan secara bertahap. Data juga diperbarui lewat ground check rumah tangga serta partisipasi masyarakat.

DTSEN kini menjadi basis tunggal penyaluran berbagai program sosial, mulai dari bantuan sembako, Program Keluarga Harapan (PKH), hingga Penerima Bantuan Iuran (PBI) JKN.

Ke depan, prioritas bansos akan difokuskan pada desil 1 dan 2, atau kelompok masyarakat paling miskin. Jika kuota masih tersedia, bantuan diperluas ke desil 3 dan 4. 

Skema ini diharapkan mampu menekan kebocoran anggaran sekaligus meningkatkan ketepatan sasaran.

“Pemutakhiran adalah mandat negara, tapi melindungi rakyat juga prinsip utama. Jadi datanya harus benar supaya yang berhak benar-benar menerima,” tuturnya seperti dikutip dari Breaking News Kompas TV. 

Pemerintah juga membuka kanal pengaduan melalui aplikasi Cek Bansos, call center, dan WhatsApp agar warga bisa mengusulkan atau menyanggah data kepesertaan.

Dengan reformasi data tersebut, Kemensos menargetkan penyaluran bansos dan subsidi sosial ke depan lebih akurat, transparan, serta benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

Baca juga: Ciri-ciri Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Mei 2026 Sudah Cair- Cara Cek Status Pakai NIK KTP Terbaru

(*)

Ikuti berita populer lainnya di saluran berikut: Channel WA, Facebook, X (Twitter), YouTube, Threads, Telegram

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved