Berita Nasional Terkini
Daftar Fenomena Langit Mei 2026 yang Masih Bisa Diamati, Ada Earthshine hingga Micro Blue Moon
Sejumlah fenomena langit masih bisa diamati sepanjang Mei 2026. Mulai dari Earthshine hingga Micro Blue Moon yang bakal muncul di akhir bulan.
Ketika Bulan berada dalam kondisi supermoon, ukurannya dapat tampak lebih besar dan lebih terang dibandingkan biasanya.
Namun, super new moon pada 16 Mei 2026 tidak bisa dilihat seperti Bulan purnama. Hal ini terjadi karena Bulan berada pada fase Bulan baru, sehingga sisi yang menghadap Bumi tidak diterangi Matahari.
Meski tidak tampak langsung, fase Bulan baru justru menciptakan kondisi langit yang lebih gelap.
Kondisi ini dapat menjadi waktu yang baik untuk mengamati bintang, terutama dari lokasi yang jauh dari polusi cahaya.
Baca juga: Fenomena Langit April 2026: Pink Moon hingga Hujan Meteor Lyrids, Bisa Dilihat di Indonesia
3. Earthshine pada malam hari: 19-20 Mei 2026
Earthshine kembali berpeluang terlihat pada 19–20 Mei 2026. Bedanya, fenomena ini dapat diamati pada malam hari.
Fenomena yang sama juga dikenal dengan istilah ashen glow, karena sisi gelap Bulan tampak seperti memiliki cahaya abu-abu lembut.
Earthshine pada malam hari dapat terlihat ketika Bulan berada pada fase sabit muda setelah Bulan baru.
Pada fase ini, bagian Bulan yang terang tampak kecil, sementara bagian gelapnya dapat terlihat samar karena pantulan cahaya dari Bumi.
Fenomena ini menjadi salah satu momen menarik bagi pengamat langit karena dapat menunjukkan hubungan cahaya antara Matahari, Bumi, dan Bulan.
Baca juga: Gerhana Bulan Total di Balikpapan Tertutup Awan, BMKG Ungkap Fakta Blood Moon
4. Micro Blue Moon: 31 Mei 2026
Mei 2026 akan ditutup dengan fenomena Micro Blue Moon pada 31 Mei 2026.
Melansir dari laman Starwalk Space, fenomena ini disebut Blue Moon karena menjadi bulan purnama kedua dalam satu bulan kalender.
Purnama pertama terjadi pada 1 Mei 2026, sedangkan purnama kedua terjadi pada 31 Mei 2026.
Istilah Blue Moon dalam konteks ini tidak berarti Bulan akan benar-benar tampak berwarna biru.
Blue Moon merupakan istilah kalender untuk menyebut purnama tambahan yang jarang terjadi dalam satu bulan.
Fenomena 31 Mei 2026 juga disebut Micromoon karena Bulan berada dekat titik terjauh dari Bumi atau apogee.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20240918_Supermoon-di-Barnsley.jpg)