Iran Vs Amerika Memanas
Benjamin Netanyahu Sebut Mojtaba Khamenei Masih Hidup dan Bersembunyi di Bunker
Netanyahu yakin Mojtaba Khamenei masih hidup dan kini disebut bersembunyi di bunker rahasia usai perang Iran-Israel memanas.
Ia menyebut kemampuan nuklir Iran memang telah dilemahkan, termasuk jaringan proksi dan kapasitas produksi rudalnya. Namun menurutnya, masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.
Ketika ditanya apakah rezim Iran dapat dijatuhkan, Netanyahu mengatakan hal tersebut mungkin terjadi tetapi tidak dapat dipastikan.
“Apakah itu mungkin? Ya. Apakah itu dijamin? Tidak,” ujarnya.
Di tengah situasi tersebut, upaya diplomatik antara Washington dan Teheran juga masih menemui jalan buntu.
Baca juga: Mojtaba Khamenei Masih Belum Muncul saat Negosiasi Damai Iran-AS, Faksi Garis Keras Mulai Gelisah
Presiden AS Donald Trump sebelumnya menolak proposal perdamaian terbaru Iran dan menyebutnya “totally unacceptable”.
Proposal AS sendiri meminta Iran menghentikan pengayaan uranium selama sedikitnya 12 tahun serta menyerahkan stok uranium yang telah diperkaya hingga 60 persen.
Sebagai imbalan, Washington menawarkan pelonggaran sanksi dan penghentian blokade laut terhadap pelabuhan Iran.
Sementara itu, Iran mengajukan proposal tiga tahap yang mencakup penghentian perang, pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz, serta penundaan negosiasi nuklir hingga gencatan senjata tercapai. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Akui AS-Israel Tak Prediksi Dampak Selat Hormuz, Netanyahu: Mojtaba Masih Hidup dan Sembunyi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260315_Benjamin-Netanyahu_PM-Israel_rumor-kematian_video-diduga-AI.jpg)