Sabtu, 16 Mei 2026

Bantuan Sosial

Cek Penerima Bansos BPNT dan PKH Mei 2006 Pakai NIK KTP, Bisa cek Lewat HP

Cek penerima bansos BPNT dan PKH Mei 2006 pakai NIK KTP. Bisa juga cek lewat HP

Tayang:
Editor: Amalia Husnul A
Situs https://cekbansos.kemensos.go.id/
LAMAN CEK BANSOS - Tampilan laman cek bansos dari Kemensos. Cek penerima bansos BPNT dan PKH Mei 2006 pakai NIK KTP. Bisa juga cek lewat HP. (Situs https://cekbansos.kemensos.go.id/) 

Ringkasan Berita:
  • Cek status penerima BPNT/PKH di cekbansos.kemensos.go.id guna NIK KTP.
  • Penerima bantuan dipilih berdasarkan data DTSEN untuk kelompok desil 1-4.
  • Besaran PKH bervariasi maksimal Rp2,7 juta, BPNT senilai Rp200 ribu per bulan.
  • Sebanyak 475.821 KPM baru ditetapkan menggantikan penerima yang tidak layak.
  • Penggantian penerima wajib melalui verifikasi dan persetujuan kepala daerah.

 

TRIBUNKALTIM.CO - Untuk mengetahui penerima bansos BPNT maupun Program Keluarga Harapan (PKH) periode April-Juni 2026 dapat dilakukan melalui laman resmi Kementerian Sosial (Kemensos).

Cara cek penerima bansos melalui laman cekbansos.kemensos.go.id cukup dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Pada bulan Mei 2026 ini, pencairan bansos tahap April-Juni menjadi perhatian masyarakat, termasuk penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Sebagai informasi, waktu pencairan bisa berbeda di tiap daerah, bergantung pada kesiapan administrasi dan distribusi.

Baca juga: Update Info Penerima Bansos Baru, Cara Mengecek Desil di Aplikasi dan Link cekbansos.kemensos.go.id

Oleh karena itu, masyarakat disarankan rutin mengecek status penerimaan bansos secara daring.

Cara Cek Bansos BPNT dan PKH Lewat HP

Berikut langkah pengecekan bansos secara online seperti dikutip TribunKaltim.co dari kompas.tv:

  • Buka laman cekbansos.kemensos.go.id
  • Masukkan NIK 16 digit sesuai KTP
  • Ketik huruf kode captcha yang muncul di layar
  • Jika kode tidak terbaca, klik ikon refresh
  • Klik tombol "Cari Data"

Sistem kemudian menampilkan status penerima manfaat bansos berdasarkan data yang tercatat.

Data Penerima Mengacu DTSEN

Kemensos menyebut data penerima bansos bersumber dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Dalam sistem tersebut, masyarakat dibagi ke dalam 10 desil berdasarkan kondisi sosial dan ekonomi keluarga, mulai dari pekerjaan, pendidikan, kondisi rumah, daya listrik, hingga kepemilikan aset.

Desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan 10 persen terbawah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan tertinggi.

Desil 1 hingga 4 menjadi prioritas penerima bansos PKH dan BPNT. Sementara desil 5 masih dapat menjadi peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).

Kemensos menyebut status desil dapat berubah sesuai kondisi masyarakat dan bisa diperbarui melalui desa, kelurahan, dinas sosial, maupun aplikasi cek bansos.

Besaran Bansos PKH dan BPNT

Bansos PKH disalurkan setiap tiga bulan dengan rincian:

  • Ibu hamil atau nifas: Rp750.000
  • Anak usia 0-6 tahun: Rp750.000
  • Anak SD sederajat: Rp225.000
  • Anak SMP sederajat: Rp375.000
  • Anak SMA sederajat: Rp500.000
  • Lansia: Rp600.000
  • Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
  • Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000

Sementara BPNT diberikan Rp200.000 per bulan atau Rp600.000 setiap tiga bulan.

Ada  475.821 Penerima Baru Bansos PKH dan Sembako

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved