Minggu, 17 Mei 2026

Berita Ekbis Terkini

Bahlil Tegaskan Harga BBM Subsidi dan Elpiji tak Naik, Meski Dunia Dilanda Krisis Energi

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan harga BBM subsidi dan elpiji subsidi tak naik meski krisis energi global masih terjadi.

Tayang:
Editor: Heriani AM
TRIBUNKALTIM.CO/Siti Zubaidah
HARGA BBM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia tiba lebih dulu di Kantor Besar Pertamina, Balikpapan, Senin (12/1/2026) sore. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan harga BBM subsidi dan elpiji subsidi tak naik meski krisis energi global masih terjadi. (TRIBUNKALTIM.CO/SITI ZUBAIDAH) 

Ringkasan Berita:
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan harga BBM subsidi dan elpiji subsidi tak naik meski krisis energi global masih terjadi.
  • Pemerintah disebut sempat didesak menaikkan harga BBM, namun keputusan berbeda diambil usai arahan Presiden Prabowo Subianto.
  • Selain soal BBM, Bahlil juga bongkar ketimpangan penguasaan SDA hingga rencana legalisasi sumur minyak rakyat lewat aturan baru.

 

TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah memastikan harga BBM subsidi dan elpiji subsidi belum akan mengalami kenaikan meski tekanan krisis energi global masih berlangsung. 

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, kebijakan itu tetap dipertahankan selama harga minyak dunia berada di kisaran rata-rata 100 dollar AS per barrel.

Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil dalam agenda Rakernas dan Rapimnas Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (16/5/2026).

Ia menegaskan pemerintah memilih menjaga daya beli masyarakat dibanding mengambil langkah menaikkan harga bahan bakar di tengah kondisi ekonomi global yang belum stabil.

"Kita sudah memutuskan bahwa harga BBM subsidi, elpiji subsidi, sampai dengan harga 100 dollar per barrel, tidak akan kita naikkan harga BBM.

Baca juga: Siapkan Konversi LPG 3 Kg ke CNG, Bahlil: Harga Ditargetkan Lebih Murah

Tidak akan kita naikkan dengan berbagai macam konsekuensi," katanya.

Ia mengakui, tekanan krisis energi global ini sempat memicu perdebatan.

Bahkan sebagian pihak sempat meminta pemerintah menaikkan harga BBM.

Namun, Bahlil menyebut bahwa pemerintah tetap berpihak kepada masyarakat.

"Masa rakyat lagi susah, kita mau menaikkan harga BBM," ucapnya.

Arahan Presiden Prabowo

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto, yang diformulasikan bersama kementerian terkait dan dukungan legislatif.

Bahlil juga menyinggung peran kader Partai Golongan Karya dalam merumuskan kebijakan sektor energi nasional.

Menurutnya, keputusan ini tidak mudah karena harus menanggung konsekuensi tambahan subsidi di tengah kondisi global yang tidak menentu.

"Jadi kalau boleh saya katakan, pengelolaan energi di masa yang tidak menentu ini sudah barang tentu kontribusi terbesarnya adalah perintah Bapak Presiden Prabowo, tapi Golkar bersama-sama Gerindra dalam mengeksekusi program-program pemerintah. Dan ini enggak gampang Bapak-Ibu semua, enggak gampang," katanya.

Baca juga: Kendaraan Listrik tak Lagi Bebas Pajak, Bahlil Usul Skema Berbeda dengan BBM

Soroti Ketimpangan Penguasaan SDA

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved