Rabu, 27 Mei 2026

Berita Ekbis Terkini

Ramai Beredar Isu Daftar Mobil 1.400 CC ke Atas Dilarang Isi Pertalite, Bantahan Pertamina

Ramai beredar isu daftar mobil 1.400 CC ke atas dilarang isi Pertalite mulai 1 Juni 2026. Pertamina Patra Niaga membantah isu tersebut.

Tayang:
Editor: Amalia Husnul A
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
LARANGAN ISI PERTALITE - Ilustrasi antrean pengisian BBM di SPBU di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa (31/3/2026). Ramai beredar isu daftar mobil 1.400 CC ke atas dilarang isi Pertalite mulai 1 Juni 2026. Pertamina Patra Niaga membantah isu tersebut. (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO) 

Ringkasan Berita:
  • Viral daftar mobil >1.400 CC dilarang beli Pertalite 1 Juni.
  • Pertamina pastikan kabar tersebut adalah hoaks dan salah.
  • Belum ada kebijakan resmi soal pembatasan mesin kendaraan.
  • Distribusi Pertalite berjalan normal sesuai ketentuan.
  • Masyarakat diminta cek fakta lewat kanal resmi Pertamina 135.

 

TRIBUNKALTIM.CO - Di media sosial (medsos) ramai beredar daftar mobil 1.400 CC ke atas dilarang membeli bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite mulai 1 Juni 2026.

Dalam daftar yang beredar, ada sejumlah merek mobil yang dilarang menggunakan Pertalite mulai 1 Juni 2026.

Namun, PT Pertamina Patra Niaga memastikan kabar tentang daftar mobil yang dilarang menggunakan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite mulai 1 Juni 2026 merupakan hoaks. 

PT Pertamina Patra Niaga menegaskan hingga saat ini belum ada kebijakan seperti itu untuk pembelian Pertalite tersebut. 

Baca juga: Modus Pengetap BBM Subsidi Pertalite di Sangatta, 4 Pelaku Dibekuk dan Ratusan Jerigen Disita

Sebelumnya, di medsos ramai beredar kabar yang menyebut puluhan mobil jenis sport utility vehicle (SUV), sedan, low multi purpose vehicle (low MPV), hingga medium multi purpose vehicle (medium MPV) berpotensi dilarang menggunakan Pertalite

Dalam informasi tersebut juga disebutkan mobil dengan kapasitas mesin di atas 1.400 cc tidak boleh lagi membeli Pertalite

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan Pertamina Patra Niaga sampai saat ini belum menerbitkan kebijakan tersebut.

Sabtu (23/5/2026) dalam keterangan resminya, Robert menyebutkan, “Informasi mengenai daftar merk kendaraan tertentu yang disebut tidak boleh membeli Pertalite mulai 1 Juni 2026 dipastikan tidak benar karena sampai saat ini tidak ada rencana ataupun arahan dari Pemerintah dan regulator.”  

Menurut Roberth, pemerintah sampai saat ini belum menyampaikan rencana maupun arahan untuk membatasi Pertalite bagi kendaraan tertentu berdasarkan kapasitas mesin.

Pertamina Patra Niaga tetap mendistribusikan energi sesuai keputusan pemerintah.

Karena itu, Roberth meminta masyarakat tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi. 

“Sekali lagi kami tekankan, hingga saat ini tidak ada aturan atau arahan dari pemerintah terkait pembatasan Pertalite berdasarkan merk kendaraan tertentu maupun berdasarkan kapasitas mesin kendaraan,” tegas Roberth.

Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi Pertalite masih berjalan normal.

Program Subsidi Tepat yang masih berlaku bertujuan memperkuat tata kelola distribusi energi agar sesuai peruntukan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved