Senin, 1 Juni 2026

Berita Ekbis Terkini

Nilai Tukar Rupiah Dibuka Rp 17.853 per Dollar AS, Pelemahan Rupiah Disorot Media Asing

Nilai tukar rupiah hari ini dibuka Rp 17.853 per dollar AS. Pelemahan rupiah menjadi sorotan media asing. Respons Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa.

Tayang:
Editor: Amalia Husnul A
Tribunnews.com/Jeprima
NILAI TUKAR RUPIAH - Ilustrasi pegawai menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di money changer DolarAsia, Jakarta Selatan, Selasa (27/1/2026). Nilai tukar rupiah hari ini dibuka Rp 17.853 per dollar AS. Pelemahan rupiah menjadi sorotan media asing. Respons Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa. (Tribunnews.com/Jeprima) 

TRIBUNKALTIM.CO - Nilai tukar rupiah hari ini Senin (1/6/2026) dibuka Rp 17.583 per dollar Amerika Serikat (AS). 

Meski menguat tipis dibandingkan penutupan perdagangan sebelum akhir pekan lalu, Jumat (29/5/2026) yakni  Jumat (29/5/2026) yang berada di Rp 17.881 per dolar AS, namun secara umum rupiah masih terus mengalami pelemahan.

Pelemahan rupiah menjadi sorotan media asing, namun Menteri Keuangan (Menkeu) Prabowo Ydhi Sadewa tetap yakin kondisi ekonomi Indonesia kuat. 

Di awal perdagangan hari ini, Senin (1/6/2026) rupiah dibuka di level Rp 17.853 per dollar Amerika Serikat (AS). 

Baca juga: Rupiah Ambruk hingga Rp 17.900 per Dollar AS, Fundamental Ekonomi dan Kepercayaan Investor Disorot

Sementara Minggu (31/5/2026), rupiah AS diperdagangan di level Rp17.823,65 per dollar AS.

Sedangkan Sabtu, (30/5/2026), kurs transaksi Bank Indonesia menetapkan dolar di posisi Rp17.877,94. 

Sementara di Pasar Spot, kurs rupiah terhadap dolar AS bergerak di rentang Rp17.823,65 hingga Rp17.900 per dolar.

Pelemahan rupiah ini menjadi sorotan media asing saat jumpa pers di Jakarta.

Ketika itu, wartawan Al Jazeera English mempertanyakan kondisi ekonomi Indonesia dengan rupiah yang melemah. 

Menjawab pertanyaan Al Jazeera English, Menkeu Purbaya menyatakan kondisi ekonomi masih kuat.

Purbaya menegaskan pemerintah masih memiliki anggaran cukup untuk menjalankan roda pemerintahan meski nilai tukar rupiah terus melemah terhadap dolar AS.

"Dari sisi anggaran, kami sudah menghitung depresiasi rupiah pada level yang mendekati posisi saat ini. Jadi anggaran kami masih aman meskipun rupiah melemah ke level sekarang," kata Menkeu Purbaya.

Purbaya bilang saat ini kementerian yang dia pimpin fokus pada proses penguatan ekonomi domestik yang diyakini akan segera membaik.

Sebab, secara teori apabila kondisi ekonomi di dalam suatu negara kuat, maka nilai mata uang negara tersebut juga akan menguat.

"Secara teori, ketika Anda memiliki ekonomi yang kuat, mata uang Anda pada akhirnya juga akan menguat, bukan?

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved