Jumat, 5 Juni 2026

Berita Nasional Terkini

Noel Ebenezer Sarankan Prabowo Gandeng PDIP, Peringatkan Upaya Penggulingan pada Juni-Juli 2026

Noel Ebenezer tidak hanya menanggapi putusan pengadilan, tetapi juga menyampaikan pesan khusus kepada Presiden Prabowo

Tayang:
Tribunnews.com/Rahmat Fajar Nugraha
PERINGATAN NOEL EBENEZER - Terdakwa mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel Ebenezer di PN Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026). Noel Ebenezer menekankan pentingnya Presiden Prabowo memiliki dukungan dari pihak-pihak yang loyal di antaranya PDIP, ingatkan isu penggulingan terjadi Juni-Juli mendatang 
Ringkasan Berita:
  • Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel Ebenezer menyarankan Presiden Prabowo Subianto memperkuat barisan politik dengan menggandeng PDIP dan kelompok pendukung Habib Rizieq karena dinilai memiliki loyalitas tinggi di tengah potensi gejolak politik nasional
  • Pernyataan itu disampaikan Noel usai divonis 4 tahun 6 bulan penjara dalam kasus korupsi sertifikasi K3 Kementerian Ketenagakerjaan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (4/6/2026)

TRIBUNKALTIM.CO - Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) sekaligus terdakwa kasus dugaan korupsi sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan atau yang akrab disapa Noel Ebenezer, menyampaikan sejumlah pernyataan politik yang menjadi sorotan publik usai menjalani sidang vonis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Di tengah proses hukum yang menjerat dirinya, Noel Ebenezer tidak hanya menanggapi putusan pengadilan yang menjatuhkan hukuman penjara selama 4 tahun 6 bulan, tetapi juga menyampaikan pesan khusus kepada Presiden Prabowo Subianto terkait kondisi politik nasional yang menurutnya perlu mendapat perhatian serius dalam beberapa bulan mendatang.

Noel bahkan secara terbuka menyarankan Presiden Prabowo untuk memperkuat dukungan politik dengan menggandeng pihak-pihak yang dianggap memiliki loyalitas tinggi terhadap kepemimpinan dan ideologi, termasuk Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan kelompok pendukung Habib Rizieq Shihab.

Pernyataan tersebut disampaikan Noel kepada awak media di lingkungan Pengadilan Tipikor Jakarta setelah sidang pembacaan putusan terhadap dirinya selesai digelar.

Baca juga: Noel Ebenezer Terima Vonis Hakim 4, 5 Tahun Penjara, Alasan Mantan Wamenaker Tidak Banding

Vonis 4,5 Tahun Penjara untuk Noel Ebenezer

Sebelum menyampaikan pandangannya mengenai situasi politik nasional, Noel Ebenezer terlebih dahulu menghadapi sidang putusan dalam perkara korupsi pengurusan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan.

Sejak tiba di Pengadilan Tipikor Jakarta, Noel Ebenezer terlihat mengenakan rompi tahanan berwarna oranye. Meski menghadapi momen penting yang menentukan nasib hukumnya, ia tampak santai dan masih sempat menyapa wartawan yang berada di ruang sidang.

Ketika ditanya mengenai kondisi dirinya menjelang sidang, Noel Ebenezer mengaku tetap merasakan ketegangan.

"Ya deg-degan juga ya kan? Karena kita tak terbiasa di sidang tapi kita mohon doa dari publik agar keputusan ini mendapat yang seadil-adilnya ya," ujar Noel.

Setelah majelis hakim memasuki ruang sidang dan membacakan putusan, Noel dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dalam perkara gratifikasi pengurusan sertifikasi K3.

Ketua Majelis Hakim Nur Sari Baktiana menyatakan, "Mengadili menyatakan Terdakwa Immanuel Ebenezer Gerungan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana dakwaan akumulatif penuntut umum."

Hakim kemudian menjatuhkan hukuman.

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa pidana penjara selama 4 tahun dan 6 bulan penjara."

Selain hukuman badan, Noel juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp200 juta dengan ketentuan subsider 90 hari kurungan apabila tidak dibayarkan.

Tak hanya itu, majelis hakim juga menjatuhkan pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti kerugian negara.

"Menjatuhkan pidana tambahan membayar uang pengganti Rp 3,4 miliar subsider 1 tahun penjara," kata hakim.

Putusan tersebut lebih ringan dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang sebelumnya meminta hukuman lima tahun penjara, denda Rp250 juta, dan uang pengganti Rp4,4 miliar yang dikurangi uang yang telah dikembalikan sebesar Rp3 miliar.

Momen Noel Ebenezer Kepalkan Tangan Setelah Vonis

Usai mendengarkan putusan hakim, Noel Ebenezer sempat menarik perhatian para wartawan yang hadir.

Ia terlihat mengangkat tangan sebagai simbol perlawanan atau semangat.

Awalnya Noel mengangkat tangan kanan, namun kemudian menyadari bahwa simbol yang ingin ditunjukkannya adalah kepalan tangan kiri.

Ia kemudian mengganti posisi tangannya dan mengepalkan tangan kiri di hadapan para pengunjung sidang dan awak media yang mengabadikan momen tersebut.

Meski baru saja menerima vonis penjara, Noel terlihat tetap tenang dan melayani pertanyaan wartawan terkait pandangannya mengenai situasi politik nasional.

Pesan Noel untuk Presiden Prabowo

Dalam kesempatan tersebut, Noel Ebenezer mengaku prihatin terhadap berbagai persoalan yang menurutnya sedang dihadapi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Ia menyinggung kasus hukum yang menyeret sejumlah pejabat negara, termasuk mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana yang tengah menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Noel Ebenezer, berbagai persoalan hukum yang menimpa pejabat negara berpotensi mencederai upaya pemerintah menjalankan program-program untuk masyarakat.

"Ini juga memprihatinkan Pak Prabowo luar biasa bekerja untuk bangsa ini dan rakyat ini. Tercederai dengan mungkin saya tidak mau memberi sebuah kesimpulan. Karena ini kan masih dalam proses hukum. Saya tidak berani terlalu masuk kesana," kata Noel.

Ia kemudian mengaku pernah memberikan sejumlah peringatan mengenai kemungkinan adanya pejabat yang akan tersandung masalah hukum.

"Dulu yang saya ingatkan Pak Purbaya. Tapi ternyata yang kena ada dua hari ini. Selain Pak Dadan ada Pak Silmy," ucapnya.

Sarankan Prabowo Gandeng PDIP dan Barisan Habib Rizieq

Dalam pernyataannya, Noel Ebenezer menekankan pentingnya Presiden Prabowo memiliki dukungan dari pihak-pihak yang loyal.

Menurutnya, loyalitas menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pemerintahan di tengah dinamika politik nasional.

"Pak Prabowo harus mampu mencari kawan yang strategis dan kawan loyal. Pertama, kawan loyal dan partai loyal adalah partai PDIP."

Ia kemudian menambahkan:

"Kedua, barisan Habib Riziq yang hari ini luar biasa punya loyalitas kepimpinannya dan PDIP juga punya loyalitas ideologis. Jangan cari partai yang kesana-kesini."

Noel juga mengingatkan agar Presiden tidak terlalu bergantung pada pihak-pihak yang menurutnya hanya memiliki kepentingan pragmatis.

"Dan jangan cari kawan yang hanya orientasi mencari jabatan dan uang. Kasian Pak Prabowo, beliau orientasi kerakyatan luar biasa," jelasnya.

Dalam konteks politik Indonesia, loyalitas ideologis yang dimaksud Noel merujuk pada kesetiaan suatu kelompok atau partai terhadap nilai-nilai politik yang mereka anut secara konsisten, bukan sekadar berdasarkan kepentingan jangka pendek.

Peringatan soal Gejolak Politik Juni-Juli 2026

Pernyataan yang paling banyak mendapat perhatian publik adalah ketika Noel mengungkapkan prediksinya mengenai potensi gejolak politik dan sosial pada pertengahan tahun 2026.

Ia mengaku melihat adanya indikasi peningkatan eskalasi politik yang menurutnya perlu diantisipasi pemerintah.

"Dan satu lagi saya coba ingatkan Pak Prabowo. Dalam bulan Juni-Juli ini akan ada peristiwa besar. Ada eskalasi politik yang ujungnya adalah menggulingkan pemerintahan Prabowo," jelas Noel.

Menurut Noel, berbagai elemen masyarakat disebutnya telah melakukan konsolidasi.

"Konsolidasi sipil, mahasiswa, buruh dan semuanya. Tinggal satu, butuh satu pemicu. Dan 98 jilid dua akan terjadi tidak lama lagi," kata Noel.

Istilah "98 jilid dua" yang disampaikan Noel merujuk pada peristiwa Reformasi 1998, yakni gelombang demonstrasi besar-besaran yang berujung pada berakhirnya pemerintahan Presiden Soeharto setelah lebih dari tiga dekade berkuasa.

Namun pernyataan tersebut merupakan pandangan pribadi Noel dan bukan kesimpulan resmi dari pemerintah maupun aparat keamanan.

Soroti Kondisi Ekonomi sebagai Indikator

Dalam penjelasannya, Noel juga mengaitkan potensi gejolak sosial dengan kondisi ekonomi yang sedang berkembang.

Ia menyinggung pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat serta tekanan yang terjadi di pasar saham Indonesia.

"Jika Pak Prabowo tidak peka terhadap kejadian ini, kita sudah lihat dolar semakin tinggi, indeks harga saham gabungan kita juga sudah babak belur. Itu adalah salah satu indikator bahwa ke depan nanti ada gejolak sosial. Yang indikatornya adalah gejolak ekonomi," tandasnya.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sendiri merupakan indikator utama yang menggambarkan pergerakan seluruh saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Sementara nilai tukar dolar sering digunakan sebagai salah satu ukuran stabilitas ekonomi karena memengaruhi biaya impor, investasi, hingga harga barang di dalam negeri.

Menunggu Langkah Pemerintah

Pernyataan Noel Ebenezer muncul pada saat pemerintah sedang menghadapi berbagai tantangan, mulai dari dinamika ekonomi global, kasus hukum yang melibatkan sejumlah pejabat, hingga perkembangan politik menjelang paruh kedua tahun 2026.

Di sisi lain, Noel kini harus menjalani proses hukum setelah divonis bersalah dalam perkara korupsi sertifikasi K3. Meski demikian, pernyataan-pernyataannya mengenai kondisi politik nasional langsung menjadi perhatian karena disampaikan sesaat setelah pembacaan putusan pengadilan.

Hingga saat ini belum ada tanggapan resmi dari Istana Kepresidenan terkait saran Noel agar Presiden Prabowo menggandeng PDIP maupun peringatannya mengenai potensi gejolak politik pada Juni-Juli 2026.

Sementara itu, proses hukum terhadap Noel masih berlanjut sesuai mekanisme peradilan yang berlaku, termasuk kemungkinan langkah hukum lanjutan dari pihak terdakwa maupun jaksa penuntut umum terhadap putusan yang telah dijatuhkan Pengadilan Tipikor Jakarta.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Noel Ebenezer Sarankan Presiden Prabowo Berkawan dengan PDIP

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Noel Ingatkan Prabowo: Juni-Juli Jadi Momen Krusial, Ujungnya Upaya Menggulingkan Pemerintahan

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Noel Ebennezer Kepalkan Tangan Kiri Setelah Dengar Vonis 4,5 Tahun Penjara, Beri Pesan Untuk Prabowo

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved