Sabtu, 6 Juni 2026

Ramadhan 2026

Niat Puasa Qadha Ramadhan dan Tata Cara Membayar Utang Puasa

Niat puasa Qadha Ramadhan dan tata cara membayar utang puasa Ramadhan sebelumnya.

Tayang:
Editor: Amalia Husnul A
Grafis Tribun Kaltim/Canva
PUASA QADHA RAMADHAN - Ilustrasi. Niat puasa Qadha Ramadhan dan tata cara membayar utang puasa Ramadhan sebelumnya. (Grafis TribunKaltim.co/canva) 

Menurut mazhab Syafi’i, niat puasa qadha harus dilakukan di malam hari sebelum terbit fajar (waktu Subuh).

Hal ini didasarkan pada hadis: “Barang siapa tidak berniat puasa pada malam hari, maka tidak ada puasa baginya.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan An-Nasai).

Karena puasa qadha termasuk ibadah wajib, maka niat tidak sah jika dilakukan setelah Subuh, berbeda dengan puasa sunnah. 

Batas Waktu Mengganti Puasa Ramadhan

Mengqadha puasa sebaiknya diselesaikan sebelum Ramadhan berikutnya tiba.

Jika seseorang menunda qadha tanpa uzur syar’i hingga datang bulan Ramadhan berikutnya, maka ia tetap wajib mengqadha puasa yang ditinggalkan.

Menurut mayoritas ulama, ia juga wajib membayar fidyah (memberi makan fakir miskin) sebagai bentuk tebusan atas kelalaian tersebut.

Hikmah Menyegerakan Qadha Puasa

  • Menunaikan tanggungan ibadah dengan segera.
  • Menunjukkan kesungguhan dalam ketaatan kepada Allah.
  • Menghindari dosa akibat penundaan yang tidak dibenarkan.
  • Melatih kedisiplinan dalam ibadah.

Dengan memahami bacaan niat puasa qadha, waktu niat yang tepat, serta batas waktu pelaksanaannya, umat Islam dapat menjalankan ibadah ini dengan lebih tertib dan sesuai tuntunan syariat.

Baca juga: Kapan Nisfu Syaban 2026? Amalan yang dapat Ditunaikan dan Tata Cara Sholat Malam Nisfu Syaban

(*)

Ikuti berita populer lainnya di saluran berikut: Channel WA, Facebook, X (Twitter), YouTube, Threads, Telegram

Artikel ini telah tayang di kompas.com.

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved