Minggu, 17 Mei 2026

Ramadhan 2026

Menghitung Hari Jelang Ramadhan 2026, Adab dan Bacaan Doa Ziarah Kubur

Menghitung hari jelang Ramadhan 2026, simak adab dan bacaan doa ziarah kubur. Perhatikan hukum ziaran kubur dalam Islam

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Amalia Husnul A
Tribun Kaltim/ Zainul
ZIARAH KUBUR - Ilustrasi suasana di salah satu pemakaman di Balikpapan. Menghitung hari jelang Ramadhan 2026, simak adab dan bacaan doa ziarah kubur. Perhatikan hukum ziaran kubur dalam Islam. (Dok TribunKaltim.co/Zainul). 

Artinya: “Semoga keselamatan tercurah kepada kalian wahai penghuni kubur dari kaum mukmin. Dan sesungguhnya kami, insya Allah, akan menyusul kalian.”

Doa ini diriwayatkan dalam hadis sahih Muslim.

2. Membaca Istighfar

Astaghfirullahal ‘azhim alladzi la ilaha illa huwal hayyul qayyum wa atubu ilaih.

Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, tiada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup dan terus-menerus mengurus makhluk-Nya, dan aku bertobat kepada-Nya.”

3. Membaca Surah Al Fatihah

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ آمِينَ

Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm al-ḥamdu lillāhi rabbil-'ālamīn ar-raḥmānir-raḥīm māliki yaumid-dīn iyyāka na'budu wa iyyāka nasta'īn ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm ṣirāṭallażīna an'amta 'alaihim ghairil-maghḍūbi 'alaihim walāḍ-ḍāllīn āmīn

Artinya, "Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terlontar. Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Yang maha pengasih lagi maha penyayang. Yang menguasai hari pembalasan. Hanya kepada-Mu kami menyembah. Hanya kepada-Mu pula kami memohon pertolongan. Tunjukkanlah kami ke jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Kauanugerahi nikmat kepada mereka, bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat. Semoga Kau kabulkan permohonan kami."

4. Membaca Surah Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas

قُلْ هُوَ اللهُ أَحَد ١ اللهُ الصَّمَد ۲ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدُ ٣ وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ٤٥

qul huwallāhu ahad allāhuş-şamad lam yalid wa lam yulad wa lam yakul lahu kufuwan ahad

Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), "Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya." (QS Al Ikhlas)

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ ١ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقُ ۲ وَمِنْ شَرَّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبْ وَمِنْ شَرَّ النَّفْتِ فِي الْعُقَدِ ٤ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ ٥

qul a'użu birabbil-falaq min syarri mā khalaq wa min syarri gāsiqin iżā waqab wa min syarrin-naffāśāti fil-'uqad wa min syarri ḥāsidin iżā hasad

Artinya: Katakanlah (Nabi Muhammad), "Aku berlindung kepada Tuhan yang (menjaga) fajar (subuh) dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dari kejahatan perempuan-perempuan (penyihir) yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki." (QS Al Falaq)

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ ۱ مَلِكِ النَّاسِ ۲ إِلَهِ النَّاسِ مِنْ شَرَّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ ٤ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ ٥ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ ٦٥

qul a'użu birabbin-nās malikin-nās ilāhin-nās min syarril-waswāsil-khannās allażī yuwaswisu fī şudurin-nās minal-jinnati wan-nās

Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), "Aku berlindung kepada Tuhan manusia, raja manusia, sembahan manusia dari kejahatan (setan) pembisik yang bersembunyi yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia." (QS An Naas)

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved