Kamis, 28 Mei 2026

Mutiara Ramadhan

Futuwwah, Jalan Dermawan Sejati menurut Prof Nasaruddin Umar

Ada juga yang mengatakan, futuwwah berarti engkau tidak melakukan sesuatu karena adanya kehormatan dan kedudukannya.

Tayang:
Editor: Amalia Husnul A
TRIBUNNEWS/LENDY RAMADHAN
NASARUDDIN UMAR - Foto arsip Menteri Agama RI Nasaruddin Umar saat melakukan sesi wawancara khusus di Studio Tribun Network, Jalan Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (28/1/2025). (TRIBUNNEWS/LENDY RAMADHAN) 

Oleh: Menteri Agama, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA

SALAH satu target kita di dalam menjalankan amaliah Ramadhan ialah tertanamnya rasa keinginan terus menerus untuk mencintai dan sekaligus mempraktikkan sikap kedermawanan (futuwwah).

Secara literal futuwwah berarti dermawan, mirip dengan kemurahan hati.

Futuwwah juga berarti mensucikan, bermurah hati, dan memenuhi janji.

Ada juga yang mengatakan, futuwwah berarti engkau tidak melakukan sesuatu karena adanya kehormatan dan kedudukannya.

Futuwwah juga berarti engkau melakukan sesuatu yang baik beserta ahlinya dan yang bukan ahlinya.

Jika dia bukan ahlinya, maka jadilah engkau ahlinya. 

Baca juga: Itikaf

Di kalangan ulama juga ada yang mengartikan futuwwah sebagai seorang hamba yang selalu peduli terhadap urusan orang lain.

Inilah yang diisyaratkan dalam hadis Nabi Muhammad SAW.

"Allah senantiasa menolong seorang hamba selama hamba itu menolong terhadap sesama saudaranya."

Dari segi ini futuwwah bisa juga berarti memaafkan kesalahan saudaranya dan menutupi segala aibnya.

Inilah derajat futuwwah yang paling rendah.

Futuwwah juga bisa berati engkau menganggap dirimu tidak lebih utama dari pada orang lain dan dengan demikian futuwwah juga berarti engkau melayani dan tidak dilayani.

Secara sederhana futuwwah juga bisa berarti berakhlak baik.

Futuwwah mengutamakan sesama makhluk, tidak hanya terbatas pada manusia tetapi juga makhluk lain termasuk hewan dan tumbuh-tumbuhan, bahkan benda mati, karena bagi mereka dalam kamus Tuhan tidak ada benda mati, semua beribadah dan bertasbih kepada Tuhan.

Baca juga: Menangis

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved