Senin, 20 April 2026

Puteri Indonesia 2026

Ajang Puteri Indonesia 2026 Mulai Digelar, Cheryl Lidia Regar Wakil Kaltim Siap Bersaing

Ajang Puteri Indonesia 2026 dimulai, Cheryl Lidia Regar, wakil Kaltim siap bersaing dengan 44 wakil lainnya.

Editor: Amalia Husnul A
Kompas.com/Devi Patricia-Instagram cherrgr
PUTERI INDONESIA 2026 - Press Conference Pemilihan Puteri Indonesia 2026 di Hutan Kota by Plataran, Jakarta Pusat, Sabtu (18/4/2026). Kanan: Cheryl Lidia Regar, Puteri Indonesia 2026 Kaltim. Ajang Puteri Indonesia 2026 dimulai, Cheryl Lidia Regar, wakil Kaltim siap bersaing dengan 44 wakil lainnya. (Kompas.com/Devi Patricia-Instagram cherrgr) 

Mereka akan bersaing memperebutkan enam mahkota Borobudur, termasuk Puteri Indonesia, Puteri Indonesia Lingkungan, Pariwisata, Pendidikan, Kebudayaan, serta Inovasi dan Teknologi.

Profil Cheryl Lidia Regar 

Dikutip dari Instagram officialputeriindonesia, Cheryl Lidia Regar, yang memiliki gelar A.Md.Kom (Ahli Madya Komputer), diketahui merupakan seorang mahasiswi di bidang Sistem Informasi. 

Selain itu, ia juga telah memperoleh sertifikasi sebagai Certified System Analyst (CSA) dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), yang merupakan lembaga resmi pemerintah dalam memberikan pengakuan kompetensi kerja di Indonesia.

Di usianya yang masih 22 tahun, Cheryl telah aktif sebagai advokat keberlanjutan sejak 2019.

Istilah advokat keberlanjutan sendiri merujuk pada individu yang secara aktif mengampanyekan isu-isu lingkungan, seperti perubahan iklim, pengelolaan limbah, serta penggunaan sumber daya secara bijak untuk masa depan.

Melalui gerakan yang ia bangun bernama “Nextainable”, Cheryl berupaya mengajak generasi muda untuk lebih memahami pentingnya keberlanjutan.

Gerakan ini menggabungkan pendekatan edukasi, kreativitas digital, serta keterlibatan komunitas agar pesan lingkungan dapat tersampaikan dengan cara yang lebih mudah dipahami.

Dalam deskripsi advokasinya, disebutkan:

“Nextainable: Menggerakkan Generasi Muda melalui Inovasi Digital untuk Aksi Iklim Berkelanjutan”

Gerakan ini menjadi jembatan antara pengetahuan dan aksi nyata dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

Selain itu, Cheryl juga terlibat dalam startup bernama Ciro Waste, yang bergerak di bidang ekonomi sirkular.

Ekonomi sirkular sendiri adalah konsep pengelolaan sumber daya yang berfokus pada penggunaan kembali, daur ulang, dan pengurangan limbah.

Melalui perannya di Ciro Waste, Cheryl turut berkontribusi dalam kerja sama dengan lebih dari 50 klien korporat, memfasilitasi lebih dari 9.000 transaksi limbah, serta membantu pengumpulan lebih dari 5.000 kilogram limbah daur ulang di seluruh Indonesia.

Prestasi dan Rekam Jejak

Perjalanan Cheryl di dunia kompetisi bukanlah hal baru. Ia telah mengantongi sejumlah prestasi yang memperkuat posisinya sebagai kandidat kuat dalam ajang nasional.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved