Kamis, 16 April 2026

Liga Italia

Michael Bambang Hartono Meninggal, Como 1907 dan Klub Serie A Lain Ucapkan Belasungkawa

Michael Bambang Hartono dikabarkan meninggal dunia pada Kamis, 19 Maret 2026, di Singapura.

|
Kompas.com
BAMBANG HARTONO MENINGGAL - Sosok Michael Bambang Hartono. Konglomerat ternama Indonesia. Michael Bambang Hartono, bos Djarum dan pemilik klub Como 1907 meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026). 

TRIBUNKALTIM.CO - Kabar duka datang dari salah satu tokoh paling berpengaruh dalam dunia bisnis dan olahraga Indonesia.

Michael Bambang Hartono dikabarkan meninggal dunia pada Kamis, 19 Maret 2026, di Singapura.

Kepergian sosok yang dikenal sebagai pemilik Grup Djarum sekaligus figur penting di balik kebangkitan klub Italia Como 1907 ini meninggalkan duka mendalam, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kancah sepak bola Eropa.

Informasi wafatnya Michael Bambang Hartono dikonfirmasi langsung oleh pihak perusahaan melalui pernyataan resmi.

Corporate Communication Manager PT Djarum, Budi Darmawan, menyampaikan kabar tersebut dengan penuh duka.

Baca juga: Hasil Semifinal Coppa Italia Como vs Inter Milan: Leg 1 Tanpa Gol, Penentuan di San Siro

“Keluarga Besar PT Djarum berdukacita atas wafatnya Pak Michael Bambang Hartono, Kamis 19 Maret 2026 pukul 13.15 waktu Singapura,” ujarnya.

Kepergian Michael Bambang Hartono terjadi di usia 86 tahun.

Sosoknya dikenal luas sebagai pengusaha sukses sekaligus investor visioner yang membawa perubahan besar, khususnya dalam dunia olahraga, termasuk sepak bola Eropa.

Perjalanan dari Dunia Bisnis ke Sepak Bola Eropa

Nama Michael Hartono tidak hanya dikenal sebagai pemilik perusahaan besar, tetapi juga sebagai figur yang membawa dampak signifikan dalam transformasi klub sepak bola.

Bersama sang adik, Robert Budi Hartono, ia mulai terjun ke dunia sepak bola Italia pada 2019.

Kala itu, mereka mengakuisisi Como 1907 yang tengah berada dalam kondisi sulit, bahkan nyaris bangkrut.

Akuisisi ini menjadi titik balik penting bagi klub tersebut. Dalam waktu beberapa tahun, Como mengalami transformasi drastis.

Klub yang sempat tenggelam di kasta bawah itu akhirnya berhasil promosi ke Serie A—kompetisi tertinggi dalam sistem liga sepak bola Italia—pada musim 2024–2025.

Kembalinya Como ke kasta tertinggi setelah lebih dari dua dekade menjadi bukti nyata keberhasilan visi bisnis dan strategi yang diterapkan oleh Hartono bersaudara.

Presiden Como, Mirwan Suwarso, bahkan sempat mengungkapkan bahwa awalnya investasi tersebut bukan dirancang sebagai proyek besar.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved