Kamis, 30 April 2026

Aplikasi

RAM Langka, AI Jadi Biang Kerok Harga HP dan Laptop Melonjak 2026

Harga RAM melonjak tajam di berbagai negara, termasuk Indonesia, bahkan kenaikannya mencapai ratusan persen untuk beberapa varian.

Tayang:
Grafis Tribun Kaltim/Canva
PREDIKSI HP MAHAL - Penampakan orang sedang menggenggam HP. HP diprediksi harganya akan lebih mahal 2026 imbas AI yang membuat harga RAM melonjak 

Model AI modern membutuhkan server dengan kapasitas memori sangat besar.

Selain GPU, sistem AI memerlukan RAM dalam jumlah masif agar bisa memproses data, melatih model, dan menjalankan inferensi secara cepat.

Akibatnya, produsen memori kini memprioritaskan produksi untuk server dan pusat data AI.

Produsen besar seperti Samsung, SK Hynix, dan Micron mengalihkan fokus ke DRAM, NAND, dan High Bandwidth Memory (HBM).

 HBM adalah jenis memori berkecepatan tinggi yang dirancang khusus untuk AI dan data center.

Masalahnya, jalur produksi HBM menggunakan sumber daya yang sama dengan RAM konsumen.

Permintaan besar dari perusahaan AI raksasa seperti Nvidia, OpenAI, Microsoft, Amazon, dan Meta menyerap porsi signifikan produksi memori dunia.

Bahkan diperkirakan hingga 40 persen produksi DRAM global kini dialokasikan untuk kebutuhan AI.

Dampak Domino ke Smartphone dan Laptop

Kondisi ini tidak berhenti di PC. Smartphone dan laptop juga sangat bergantung pada RAM dan memori penyimpanan (NAND flash).

Menurut analis industri, chip memori menyumbang sekitar 10–15 persen biaya produksi smartphone dan hingga 18 persen biaya laptop.

Ketika harga memori naik, produsen hanya punya dua pilihan: menaikkan harga jual atau menurunkan spesifikasi. Inilah yang mulai terlihat menjelang 2026.

Beberapa merek smartphone besar sudah memberi sinyal kenaikan harga. Xiaomi secara terbuka menyebut kenaikan biaya memori melebihi ekspektasi.

Samsung, Oppo, Vivo, hingga Realme juga dilaporkan menyesuaikan harga perangkat, terutama pada model dengan RAM besar.

Laptop pun tak luput. Dell dan Lenovo disebut berencana menaikkan harga laptop hingga 15–20 persen.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved