Ibu Kota Negara
IKN Dapat Hibah Rp39 Miliar dari AS, Perkuat Cetak Biru Smart City
Ambisi Indonesia membangun ibu kota masa depan berbasis teknologi kian mendapat dukungan internasional.
Salah satu ganjalan besar dalam membangun kota cerdas adalah sinkronisasi antara teknologi yang mahal dengan model finansial yang masuk akal.
Di sinilah peran hibah USTDA menjadi kunci. Dana ini mendanai penyusunan dokumen strategis yang mencakup Financial and Investment Model serta paket pengadaan (RFP Packages) yang siap ditawarkan ke pasar internasional.
Langkah ini dianggap krusial untuk memberikan kepastian bagi investor global.
Dengan adanya kerangka kerja yang selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), IKN berupaya meyakinkan dunia bahwa pembangunan digitalnya tetap menjunjung tinggi privasi, keamanan data, dan keberlanjutan lingkungan.
Pekerjaan teknis ini melibatkan konsorsium elite yang dipimpin oleh Eficens Systems Inc. Selain itu, pakar dari Frost & Sullivan, ASECH Indonesia, dan Mirekel dilibatkan dalam tim tersebut.
Kemitraan strategis juga dijalin dengan Google Cloud Platform melalui PT Searce Technologies Indonesia untuk memastikan infrastruktur data Nusantara memiliki standar keamanan tingkat tinggi. (*)
Sumber: https://ikn.kompas.com/read/2026/02/27/171426887/amerika-guyur-ikn-249-juta-dolar-as-buat-apa-saja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260130-Suasana-di-sekitar-Istana-Garuda-IKN.jpg)