Senin, 8 Juni 2026

Astronomi

Fenomena Blood Moon, Gerhana Bulan Total Malam Ini bisa Dilihat di Seluruh Indonesia, tak Perlu Alat

Fenomena Blood Moon, Gerhana Bulan Total malam ini bisa dilihat di seluruh Indonesia tanpa perlu alat. Cek waktu pengamatan untuk WIB Wita dan WIT

Tayang:
Editor: Amalia Husnul A
Instagram lapan_ri
GERHANA BULAN TOTAL - Ilustrasi gerhana bulan. Fenomena Blood Moon, Gerhana Bulan Total malam ini bisa dilihat di seluruh Indonesia tanpa perlu alat. Cek waktu pengamatan untuk WIB Wita dan WIT. (Instagram lapan_ri) 

Gerhana Bulan Total pada 3 Maret 2026 sendiri akan berlangsung selama beberapa jam, sehingga masyarakat memiliki waktu cukup panjang untuk mengamatinya dari awal hingga akhir.

Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin menyampaikan, fenomena tersebut berlangsung mulai pukul 16.50.00 hingga 20.17.10 WIB.

“Sementara itu, fase gerhana Bulan total terjadi pada pukul 18.04.26 sampai 19.02.45 WIB.

Seluruh wilayah Indonesia dapat mengamatinya pada awal malam,” ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Senin (2/3/2026). 

Adapun waktu puncak gerhana di masing-masing zona waktu Indonesia adalah sebagai berikut:

  • WIB: 18.33.39
  • WITA: 19.33.39
  • WIT: 20.33.39

Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan seluruh rangkaian proses gerhana Bulan Total, mulai dari fase awal hingga berakhir, maka perlu memperhatikan setiap tahapan yang terjadi.

Berdasarkan data BMKG, berikut rincian waktu fase-fase Gerhana Bulan Total di Indonesia:

  • Gerhana penumbra mulai (P1): 15.42.44 WIB / 16.42.44 Wita / 17.42.44 WIT
  • Gerhana sebagian mulai (U1): 16.49.46 WIB / 17.49.46 Wita / 18.49.46 WIT
  • Gerhana total mulai (U2): 18.03.56 WIB / 19.03.56 Wita / 20.03.56 WIT
  • Puncak gerhana: 18.33.39 WIB / 19.33.39 Wita / 20.33.39 WIT
  • Gerhana total berakhir (U3): 19.03.23 WIB / 20.03.23 Wita / 21.03.23 WIT
  • Gerhana sebagian berakhir (U4): 20.17.33 WIB / 21.17.33 Wita / 22.17.33 WIT
  • Gerhana penumbra berakhir (P4): 21.24.35 WIB / 22.24.35 Wita / 23.24.35 WIT.

Dapat dilihat secara langsung

Lebih lanjut, Thomas memastikan bahwa Gerhana Bulan Total dapat disaksikan secara langsung, tanpa alat bantu khusus, sama seperti ketika mengamati Bulan purnama.

Menurutnya, saat fase totalitas, Bulan memang tertutup bayangan Bumi, tetapi tidak menjadi gelap sepenuhnya.

“Cahaya merah dari Matahari yang dibiaskan oleh atmosfer Bumi menyebabkan Bulan berwarna merah.

Biasanya disebut blood moon atau bulan merah darah,” jelasnya.

Dengan durasi yang panjang dan dapat diamati dari seluruh Indonesia, gerhana Bulan total 3 Maret 2026 menjadi momen astronomi yang sayang untuk dilewatkan.

Baca juga: BMKG Pastikan Gerhana Bulan Total Selasa 3 Maret 2026, Cek Waktu Terbaik Melihatnya

(*)

Ikuti berita populer lainnya di saluran berikut: Channel WA, Facebook, X (Twitter), YouTube, Threads, Telegram

Artikel ini telah tayang di kompas.com.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved