Breaking News
Senin, 20 April 2026

Astronomi

Fenomena Blood Moon, Gerhana Bulan Total Malam Ini bisa Dilihat di Seluruh Indonesia, tak Perlu Alat

Fenomena Blood Moon, Gerhana Bulan Total malam ini bisa dilihat di seluruh Indonesia tanpa perlu alat. Cek waktu pengamatan untuk WIB Wita dan WIT

Editor: Amalia Husnul A
Instagram lapan_ri
GERHANA BULAN TOTAL - Ilustrasi gerhana bulan. Fenomena Blood Moon, Gerhana Bulan Total malam ini bisa dilihat di seluruh Indonesia tanpa perlu alat. Cek waktu pengamatan untuk WIB Wita dan WIT. (Instagram lapan_ri) 

Ringkasan Berita:
  • Gerhana Bulan Total malam ini, Rabu (3/3/2026) dapat dilihat di seluruh Indonesia
  • Jika langit cerah saat puncak gerhana, Bulan akan terlihat merah hingga dikenal sebagai Blood Moon
  • Gerhana Bulan Total dapat dilihat secara langsung tanpa menggunakan alat 

 

TRIBUNKALTIM.CO - Hari ini, Rabu (3/3/2026) bakal ada fenomena Gerhana Bulan Total yang dapat dilihat di seluruh Indonesia.

Apabila langit cerah malam ini, saat puncak gerhana nanti Bulan bakal berwarna merah sehingga dikenal sebagai Blood Moon.

Fenomena Blood Moon, Gerhana Bulan Total ini dapat disaksikan langsung tanpa menggunakan alat. 

Peristiwa Gerhana Bulan Total ini tergolong istimewa karena fase totalitasnya berlangsung hampir satu jam, durasi yang relatif panjang dibandingkan banyak gerhana Bulan lainnya.

Baca juga: Info Resmi BMKG: Puncak Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Terjadi Pukul 18.03 WIB

Gerhana Bulan Total terjadi ketika Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis lurus.

Dalam kondisi ini, Bulan sepenuhnya memasuki bayangan inti (umbra) Bumi.

Saat puncak gerhana atau fase totalitas terjadi, Bulan akan tampak berwarna merah apabila langit cerah.

Fenomena ini dikenal sebagai blood moon.

Warna kemerahan itu muncul akibat hamburan Rayleigh di atmosfer Bumi.

Cahaya biru dari Matahari lebih banyak tersebar oleh partikel udara, sedangkan cahaya merah tetap diteruskan dan dibiaskan hingga mencapai permukaan Bulan.

Lantas, pukul berapa Gerhana Bulan Total dapat disaksikan di Indonesia?

Meski bukan termasuk fenomena langka, Gerhana Bulan Total bagaimanapun tidak terjadi setiap tahun.

Setelah peristiwa pada 3 Maret 2026, gerhana serupa diperkirakan baru akan kembali terjadi pada 31 Desember 2028.

Artinya, masyarakat harus menunggu hampir tiga tahun untuk kembali menyaksikan momen ketika Bulan berubah merah akibat tertutup bayangan Bumi.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved