TOPIK
Banjir
-
Tidak hanya banjir, hujan yang disertai angin kencang menyebabkan sejumlah jadwal penerbangan dari dan menuju Bandara SAMS terganggu.
-
Ibu Maria misalnya. Dia harus membersihkan rumahnya yang kotor akibat terendam banjir setelah hujan deras mengguyur sejak pagi.
-
Sementara di sisi dalam, tampak sebagian rumah warga tergenang setinggi kurang lebih satu meter.
-
Kehadiran mereka untuk membantu warga melakukan evakuasi barang berharga dari rumah yang terendam air hingga ketinggian dada orang dewasa.
-
Melalui pesan WhatsApp, ia menyampaikan hanya bisa pasrah menunggu. Padahal ia sengaja memilih penerbangan pagi supaya bisa segera tiba di Berau.
-
Lokasi persis berada di tanjakan tajam Jalan MT Hariyono, persis berada dekat di pertigaan Jalan Syarifuddin Yoes.
-
Pengamatan Tribunkaltim.co pada pukul 09.45 Wita, genangan air tersebut hanya setinggi sekitar 3 sentimeter.
-
Sempat tersiar kabar di media sosial (medsos) bahwa PT Angkasa Pura I Balikpapan menutup bandara.
-
"Genangan terjadi saat hujan turun deras saja. Setelah hujan berangsur-angsur reda, genangan air pun sudah tidak ada lagi."
-
Pantauan Tribunkaltim.co, pasca hujan lebat selama dua jam sejak pukul 15.00 Wita hingga pukul 17.00 Wita, beberapa ruas jalan protokol tergenang air.
-
Adi (32) warga Jalan DI Panjaitan mengaku sangat gusar dengan banjir yang terus menerus menimpa Samarinda, disaat hujan turun.
-
Hal ini diakibatkan air Sungai Kedang Pahu kembali naik dan menggenangi permukiman warga setempat.
-
Seperti halnya yang terjadi di simpang empat Sempaja Samarinda, yang kembali tergenang sekitar 40 cm, Jumat (25/12/2015)
-
Terbukti kata dia, pada saat kemarau ini Pemkot Samarinda tidak melakukan apa-apa untuk mengantisipasi terjadinya banjir.
-
Aspirasi warga yang pernah direalisasikan atau diwujudkan anggota DPRD Kaltim, sementara baru semenisasi tahun 2011 lalu.
-
Untuk banjir di jalan-jalan yang berstatus jalan Provinsi atau jalan nasional, Pemkot Samarinda tidak bisa langsung mengerjakan.
-
Seketika itu juga Nadya kembali pergi bermain hujan, namun dari informasi yang ada Nadya bermain hujan sendirian dikesempatan yang kedua.
-
Muhammad Kisti (78) tak pernah menduga jika cucunya Ali Ahmad Devin Ramadan (9) meninggalkan dirinya begitu cepat.
-
Tewasnya Ali Ahmad Devin Ramadan (9) menjadi bukti yang kesekian kalinya bahwa pemerintah telah gagal melindungi warganya.
-
Tak ada yang menyangka jika banjir di Kota Samarinda menelan korban.
-
Ada catatan khusus yang sampai saat ini pak Jaang (Walikota Samarinda) belum menyelesaikan, yang menjadi janji politiknya.
-
Banjir masih menggenangi sebagian daerah di Samarinda. Satu di antaranya daerah Lok Bahu yang genangan air mencapai selutut orang dewasa.
-
Titik banjir yang terjadi di kota tepian semakin bertambah. Pasalnya, sejumlah daerah yang tidak pernah mengalami banjir, kini juga ikut terendam air.
-
Setiap banjir melanda, bangunan sekolah yang ada di Kecamatan Peso akan terendam air.
-
Minggu (26/4//2015) kemarin, Temindung telah membatalkan 10 penerbangan dari Berau, Tarakan, Melak, Nunukan dan Tanjung Selor.
-
Banjir yang merendam kawasan Kota Samarinda berdampak pada kegiatan perekonomian warga.
-
Ketinggian banjir mencapai selutut orang dewasa, akibatnya jalan raya tidak bisa dilewati pengendara bermotor termasuk seorang warga perumahan elit
-
banjir menyebabkan 2 rumah hanyut, 7 rumah rusak ringan, dan 1 jembatan putus yang menhubungkan Desa Cipedang Kecamatan Banjarmangu.
-
Banjir setinggi 40 cm atau setinggi diatas mata kaki orang dewasa, Jumat(20/ 3/2015).
-
Program penanggulangan banjir yang telah menghabiskan dana triliunan rupiah itu akhirnya membuahkan hasil.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved