TOPIK
Kisah Pilu Gadis Cilik Angeline
-
Kabar ditemukannya Engeline (Angeline) dalam keadaan tewas terkubur membuat Francy Maringka menangis.
-
Sosok Margriet Christina Megawe alias Telly yang pernah tinggal di Balikpapan, Kalimantan Timur, ternyata meninggalkan kenangan tersendiri.
-
Bantahan ini dilontarkan saat Hotma berada di Mapolda Bali, Rabu (18/6/2015) kemarin. Dia menunjukkan pemberitaan koran yang terbit di Bali.
-
Selain itu, Agus, yang menjadi tersangka kasus pembunuhan Angeline, juga akan dimintai keterangan.
-
Rumah orangtua Agus berdiri di atas lahan kebun. Rumah panggung beratap seng, lantai dari batang bambu, dinding dari anyaman bambu dan batang jagung.
-
Pantauan tersebut dilakukan untuk memastikan ibu angkat Angeline tersebut tidak melarikan diri, meski statusnya saat itu masih sebagai saksi.
-
pelaku pembunuhan terhadap Angeline (8), bocah yang ditemukan tewas dan dikubur di kediamannya,
-
Hasil pemeriksaan autopsi Bagian Kedokteran Forensik RSUP Sanglah Denpasar kemarin menyebutkan Angeline telah meninggal setidaknya 3 minggu lalu
-
Ibu kandung Angeline (8), Hamidah, menangis histeris saat tiba di Instalasi Kamar Jenazah Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah, Denpasar, Bali.
-
ANGELINE (8 tahun), murid kelas 2 sekolah dasar di Denpasar Bali, dinyatakan hilang. 26 hari pencarian, banyak pihak terlibat. Rupanya diduga dibunuh
-
"Dari hasil pemeriksaan, sementara Agus yang ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Kapolresta Denpasar Kombes Pol Anak Agung Made Sudana
-
Agus, lanjutnya, adalah pembantu di rumah Margareith Megawe, ibu angkat dari Angeline.
-
"Tidak ada luka-luka atau lebam. Jenazahnya utuh, tidak ada darah, tetapi ada bekas jeratan di lehernya," kata Kapolresta.
-
Jenazah bocah cilik perempuan Angeline (8) ditemukan dikubur di belakang kediaman ibu angkatnya di Jalan Sedap Malam, Denpasar, Raub (10/6/2015).
-
Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait mengatakan, dia sudah mencurigai bau tak wajar yang ada di sekitar halaman.
-
Polresta Denpasar telah mengamankan enam orang dalam penemuan jenazah Angeline, bocah 8 tahun yang hilang.
-
Kapolda Bali Irjen Pol Ronny Franky Sompie menceritakan bagaimana kepolisian menemukan jasad Angeline (8), bocah yang menghilang sejak bulan lalu.
-
Ronny kemudian memaparkan, kepolisian juga sudah mengamankan satpam penjaga rumah yang berinisial DK.
-
Putu Sri Wijayanti (44) satu diantaranya yang merupakan guru kelas Angeline masih bercucuran air mata.
-
"Kemarin ada tanda begitu, kita kan mengadakan ritual memberikan air suci ke kamarnya itu. Sambil memanggil-manggil nama Angeline.
-
Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait langsung meluncur ke Denpasar, Bali menyusul ditemukannya jenazah Angeline (8).
-
Bocah Angeline (8) yang hilang, ternyata ditemukan tewas di belakang kandang ayam di rumahnya, Jalan Sedap Malam, No 26, Denpasar, Bali.
-
Komnas Perlindungan Anak memberikan apresiasi kepada Polda Bali atas penemuan jenazah bocah cantik Angeline (8) yang dikabarkan menghilang.
-
Angeline (8) bocah yang menghilang sejak 16 Mei 2015 lalu ditemukan meninggal di belakang rumahnya yang berada di Jalan Sedap Malam, Nomor 26.
-
Kasus hilangnya Angeline tidak hanya mencuri perhatian masyarakat awam. Menteri dari Kabinet Kerja pun ikut 'tergerak' atas kasus ini.
-
Kepala Sekolah Angeline, Ketut Ruta berharap pelaku yang menyebabkan kematian Angeline dihukum mati.
-
Kisah Angeline (8), bocah dari Denpasar, Bali yang semula dinyatakan hilang, berakhir dengan kesedihan.
-
Kapolda Bali Irjen Pol Ronny Franky Sompie memastikan bahwa saat ditemukan, jenazah Angeline dalam kondisi membusuk.
-
Angeline, bocah 8 tahun yang hilang sejak pertengahan Mei 2015, ditemukan tewas terkubur di halaman belakang rumahnya di Jalan Sedap Malam.
-
Sekolah Dasar (SD) 12 Sanur Denpasar menggelar ritual persembahyangan di halaman sekolah untuk memohon petunjuk agar Angeline, segera ditemukan.