Senin, 27 April 2026

Kisah Pilu Gadis Cilik Angeline

Pak RT: Margriet Wanita Cantik dan Seksi

Sosok Margriet Christina Megawe alias Telly yang pernah tinggal di Balikpapan, Kalimantan Timur, ternyata meninggalkan kenangan tersendiri.

Penulis: tribunkaltim |
TRIBUN KALTIM/CORNEL DIMAS
Rumah Margriet di Balikpapan yang dijual seharga Rp 2 miliar. 

Laporan wartawan Tribun Kaltim M Abduh Kuddu dan Cornel Dimas

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sosok Margriet Christina Megawe alias Telly yang pernah tinggal di Balikpapan, Kalimantan Timur, ternyata meninggalkan kenangan tersendiri bagi para tetangganya.

Tersangka kasus penelantaran Engeline, bocah 8 tahun di Denpasar, Bali, tersebut selalu tampil modis dan cantik.Bu Jati misalnya, tetangga, mengenalnya sebagai sosok yang nyentrik.

"Bu Telly, kalau berpakaian modern sekali, yang pasti barang-barangnya bermerk lah. Sempat beberapa kali ke sini, gayanya masih sama," kata Bu Jati, istri Ketua RT setempat, Jati Cahyono, kepada Tribunkaltim.co, Rabu (17/6/2015).

Margriet Christina Megawe (kedua dari kanan), dan almarhumah Engeline. (TRIBUNKALTIM.CO/REPRO)
 

Baca Juga: Sosok Margriet di Mata Kakak: Telly Sangat Sayang Angeline

Meski saat mendiami rumah tersebut, keluarga Megawe memang jarang bergaul dengan masyarakat. Namun Margriet paling gampang diingat.

Ketua RT 004 Kelurahan Sumber Rejo, Jati Cahyono, masih pun ingat perawakan Margriet. Menurut Jati, Margriet tampak yang paling berbeda.

"Kulitnya putih, cantik, saat itu bodinya masih seksi. Apalagi waktu masih jaya, dia selalu tampil mencolok, modis banget," ucapnya.

Baca juga: Sosok Margriet di Mata Kakak: Telly Sangat Sayang Angeline

Menurut penuturan Jati, saat Margriet tinggal di Balikpapan, kondisi ekonominya masih jaya. Bisa dibilang yang paling berduit di antara warga sekitar. Terlebih jika melihat rumahnya yang besar dan tanahnya seluas 1.733 meter persegi, menjadi yang terbesar di lingkungan itu.

Margriet pun jarang terlihat di rumah, karena acap kali terbang ke luar kota dan luar negeri. Pertemuannya terakhir dengan Margriet terjadi sekitar 2 tahun lalu, ketika pemilik rumah mengurus pajak bumi dan bangunan (PBB) rumah berlantai dua tersebut.

"Ada mungkin dua tahun lalu dia ke sini, ngurus surat PBB sama saya. Katanya rumah dan tanahnya mau dijual," ujar Jati.

Saat itu Margriet datang bersama Engeline, bukan Angeline, seperti diberitakan selama ini.

Baca: Ternyata Bocah itu Bernama Engeline, bukan Angeline

"Saya sempat bertanya-tanya dalam hati, dia bilang anak kecil itu anaknya. Tapi apa mungkin karena usianya sudah tua. Ternyata itu si Engeline," ujar Jati.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved