Selasa, 19 Mei 2026

Kuliner

Kultus Daging jadi Supplier Brisket yang Pasok Kafe dan Resto di Balikpapan

Tren olahan daging asap perlahan mulai mendapat tempat di Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur. 

Tayang:
Penulis: Ardiana | Editor: Budi Susilo
HO/Kultus Daging
KULINER DI BALIKPAPAN - Kultus Daging menghadirkan brisket asap impor dengan sistem produksi rumahan namun menyasar pasar kafe dan restoran di Balikpapan, Kalimantan Timur. (HO/Kultus Daging) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Tren olahan daging asap perlahan mulai mendapat tempat di Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur

Bagaimana tidak, di tengah menjamurnya kuliner modern, Kultus Daging menghadirkan brisket asap impor dengan sistem produksi rumahan namun menyasar pasar kafe dan restoran.

Untuk diketahui, usaha yang berdiri sejak Mei 2025 itu fokus memproduksi smoked brisket atau daging brisket asap berbahan impor asal Australia. 

Saat ini rumah produksi Kultus Daging berada di kawasan Gunung Satu, Balikpapan Barat, Kota Balikpapan.

Baca juga: Efek Rupiah Melemah, Harga Daging Brisket Asap di Balikpapan Alami Kenaikan

Dari lokasi tersebut, produksi brisket asap dilakukan menggunakan alat smoker khusus dengan waktu pengasapan mencapai 12 hingga 14 jam.

Tak ayal, berbeda dari penjual daging mentah, Kultus Daging menjual produk yang sudah melalui proses pengasapan hingga siap disajikan.

Owner Kultus Daging, Dandy Irawan, mengatakan, usahanya ini berawal dari pengalaman di bidang pengolahan daging impor sebelum akhirnya mencoba fokus pada brisket asap.

"Usahanya memang lebih ke ngasapin daging impor buat suplai ke tempat makan. Jadi yang dijual itu sudah diasap. Kita masih fokus di brisket dulu, karena yang paling berhasil sejauh ini ya brisket," ujarnya kepada TribunKaltim.co pada Senin (18/5/2026).

Dalam seminggu, Kultus Daging rata-rata mengolah sekitar 20 kilogram brisket impor.

Dengan total produksi sekitar 60 kilogram per bulannya. Kemudian daging-daging asap tersebut didistribusikan ke lima kafe dan restoran di Balikpapan.

Termasuk juga distribusi untuk pembeli rumahan.

Dandy juga membeberkan, untuk pelanggan bisnis seperti kafe dan resto, pemesanan rata-rata berkisar satu hingga 2,5 kilogram. 

DAGING BRISKET ASAP - Daging brisket asap. Kenaikan kurs dolar membuat harga bahan baku brisket mengalami lonjakan dalam beberapa pekan terakhir.
DAGING BRISKET ASAP - Daging brisket asap. Kenaikan kurs dolar membuat harga bahan baku brisket mengalami lonjakan dalam beberapa pekan terakhir. (TRIBUNKALTIM.CO)

Sementara pelanggan rumah tangga biasanya membeli mulai dari 500 gram hingga beberapa kilogram untuk konsumsi pribadi.

Menariknya, pasar rumahan justru mulai menunjukkan pelanggan loyal yang rutin melakukan pemesanan ulang.

“Alhamdulillah ada pelanggan yang loyal. Enggak cuma usaha kafe, pembeli perorangan juga ada yang rutin beli," ungkapnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved