Kuliner
Kultus Daging jadi Supplier Brisket yang Pasok Kafe dan Resto di Balikpapan
Tren olahan daging asap perlahan mulai mendapat tempat di Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.
Penulis: Ardiana | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Tren olahan daging asap perlahan mulai mendapat tempat di Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.
Bagaimana tidak, di tengah menjamurnya kuliner modern, Kultus Daging menghadirkan brisket asap impor dengan sistem produksi rumahan namun menyasar pasar kafe dan restoran.
Untuk diketahui, usaha yang berdiri sejak Mei 2025 itu fokus memproduksi smoked brisket atau daging brisket asap berbahan impor asal Australia.
Saat ini rumah produksi Kultus Daging berada di kawasan Gunung Satu, Balikpapan Barat, Kota Balikpapan.
Baca juga: Efek Rupiah Melemah, Harga Daging Brisket Asap di Balikpapan Alami Kenaikan
Dari lokasi tersebut, produksi brisket asap dilakukan menggunakan alat smoker khusus dengan waktu pengasapan mencapai 12 hingga 14 jam.
Tak ayal, berbeda dari penjual daging mentah, Kultus Daging menjual produk yang sudah melalui proses pengasapan hingga siap disajikan.
Owner Kultus Daging, Dandy Irawan, mengatakan, usahanya ini berawal dari pengalaman di bidang pengolahan daging impor sebelum akhirnya mencoba fokus pada brisket asap.
"Usahanya memang lebih ke ngasapin daging impor buat suplai ke tempat makan. Jadi yang dijual itu sudah diasap. Kita masih fokus di brisket dulu, karena yang paling berhasil sejauh ini ya brisket," ujarnya kepada TribunKaltim.co pada Senin (18/5/2026).
Dalam seminggu, Kultus Daging rata-rata mengolah sekitar 20 kilogram brisket impor.
Dengan total produksi sekitar 60 kilogram per bulannya. Kemudian daging-daging asap tersebut didistribusikan ke lima kafe dan restoran di Balikpapan.
Termasuk juga distribusi untuk pembeli rumahan.
Dandy juga membeberkan, untuk pelanggan bisnis seperti kafe dan resto, pemesanan rata-rata berkisar satu hingga 2,5 kilogram.
Sementara pelanggan rumah tangga biasanya membeli mulai dari 500 gram hingga beberapa kilogram untuk konsumsi pribadi.
Menariknya, pasar rumahan justru mulai menunjukkan pelanggan loyal yang rutin melakukan pemesanan ulang.
“Alhamdulillah ada pelanggan yang loyal. Enggak cuma usaha kafe, pembeli perorangan juga ada yang rutin beli," ungkapnya.
| Kapali Burger Viral Turki Hadir di Grand Jatra Balikpapan Lewat Program Food Of The Month |
|
|---|
| Taralaya Social Grounds Balikpapan Hadirkan Menu Sehat, Cocok untuk Pecinta Padel |
|
|---|
| Ramenkuy Luncurkan Chicken Curry Katsu, Jawaban Permintaan Menu Nasi Pelanggan |
|
|---|
| Warung KPK Balikpapan Jadi Tempat Makan Bebas Nambah yang Bikin Pelanggan Betah Berlama-lama |
|
|---|
| Event Spesial Halalbihalal Mercure-Ibis Samarinda, Ada Menu Nasi Briyani Ikonik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260518_Kultus-Daging-di-Balikpapan.jpg)