Rabu, 3 Juni 2026

Berita Balikpapan Terkini

PMII Balikpapan Sebut Gratispol Hanya Janji Kosong

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Balikpapan, Kalimantan Timur

Tayang:
Penulis: Dwi Ardianto | Editor: Samir Paturusi
HO
AKSI DEMONSTRASI -  Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Balikpapan menggelar aksi spontanitas di kawasan Traffic Light Plaza Balikpapan, Kamis (21/8/2025) sore. (HO) 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Balikpapan, Kalimantan Timur menggelar aksi spontanitas di kawasan Traffic Light Plaza Balikpapan, Kamis (21/8/2025) sore.

Aksi dimulai sekitar pukul 14.36 Wita dengan pembentangan simbol perlawanan berupa bendera bergambar One Piece, spanduk, serta poster bernuansa kritik sosial.

Sebanyak 17 orang turut serta dalam aksi ini, terdiri dari pengurus PMII Balikpapan, komisariat kampus, anggota Kopri, sejumlah kader, dan tiga guru honorer.

Ketua PC PMII Balikpapan, Hijir Ismail, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan refleksi atas kondisi bangsa yang dinilai belum sepenuhnya merdeka.

Baca juga: Protes Kenaikan PBB hingga Upah Pendidik, PMII dan Guru di Balikpapan Kibarkan Bendera One Piece

“Rakyat masih dibebani berbagai masalah. Pemerintah sejahtera, rakyat justru sengsara. Kami ingin menyuarakan aspirasi rakyat agar pemerintah sadar,” tegas Hijir dalam orasinya.

Beberapa orator lain juga menyoroti isu kesejahteraan guru honorer. Hayyi Rosyid menilai kebijakan pemerintah tidak adil.

“Gaji pejabat bisa naik ratusan juta, sedangkan guru honorer hanya 300 ribu. Dianggap beban negara, padahal mereka berperan besar mencerdaskan anak bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kopri PMII Balikpapan, Aisyah Dewi Nur R, menyinggung ironi Kota Balikpapan sebagai kota minyak yang warganya justru sulit mendapatkan BBM.

“Gratispol hanya janji kosong, MBG tidak dirasakan semua masyarakat. Kemerdekaan 80 tahun ini seakan hanya untuk pejabat, bukan rakyat,” katanya lantang.

Sejumlah spanduk dan poster yang dibentangkan berisi kritik keras terhadap pemerintah, di antaranya bertuliskan “Negara Kuat Rakyat Melarat”, “PMII Bergerak, Pejabat Sejahtera Rakyat Sengsara”, hingga sindiran terhadap kebijakan Menteri Keuangan terkait pajak dan anggaran.

Baca juga: Tak Ada Nama Jokowi, Profil 3 Calon Ketua Umum PSI, Kaesang dapat 2 Rival, CEO dan Mantan Ketua PMII

Aksi yang berlangsung hingga pukul 16.10 Wita itu ditutup dengan penurunan bendera besar bergambar One Piece di JPO Plaza Balikpapan. Setelah itu, massa aksi membubarkan diri dengan tertib.

Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap kondusif dengan pengamanan aparat di sekitar lokasi. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved