Jumat, 17 April 2026

Berita Samarinda Terkini

DPRD Samarinda Ingatkan Renovasi Pasar Segiri Butuh Anggaran Besar

Rencana Pemerintah Kota Samarinda, Kalimantan Timur untuk merevitalisasi Pasar Segiri pada tahun 2026 mendapat perhatian serius dari DPRD

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIRUS
RENOVASI PASAR SEGIRI -  Iswandi, Ketua Komisi II DPRD Samarinda. Ia menyampaikan pandangan terkait pengelolaan pasar tradisional dan rencana revitalisasi Pasar Segiri. (TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIRUS) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA — Rencana Pemerintah Kota Samarinda, Kalimantan Timur untuk merevitalisasi Pasar Segiri pada tahun 2026 mendapat perhatian serius dari DPRD Kota Samarinda.

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, menegaskan pihaknya mendukung langkah strategis tersebut, namun mengingatkan banyak aspek yang harus dipertimbangkan, terutama pendanaan dan legalitas kerja sama yang masih berlangsung.

“Karena yang dikatakan Dinas Perdagangan terkait lokasi 5 hektar ini tidak sedikit dana yang ada. Kita lihat saja pembangunan Pasar Pagi yang luasnya tidak sampai lima hektar itu saja sudah menelan anggaran besar,” ujarnya. 

Menurutnya, pendanaan harus dipikirkan dengan matang. 

“Tentu APBD saja atau mungkin juga ada KPBU, mungkin di situ ya memang mensupport pemerintah kota untuk menciptakan pasar-pasar tradisional yang modern,” jelas Iswandi.

Baca juga: Respons Pedagang Atas Rencana Rehabilitasi Pasar Segiri Samarinda Usai Kena Petaka Kebakaran

Selain persoalan anggaran, Iswandi juga menyoroti adanya kendala hukum terkait kerjasama pihak ketiga Segiri Grosir Samarinda (SGS) yang masih berjalan hingga tahun 2030.

Menurutnya, hal tersebut perlu dikaji secara mendalam sebelum rencana revitalisasi benar-benar diwujudkan.

“Secara hukum tentu tidak bisa diabaikan begitu saja,” tegasnya.

Iswandi menambahkan, DPRD belum menerima detail angka pasti terkait besaran anggaran yang dibutuhkan.

Oleh sebab itu, ia membuka opsi agar proyek revitalisasi bisa dilakukan dengan sistem multiyears.

“Maka nanti perlu duduk bersama juga antara pemerintah kota dengan DPRD. Yang pasti yang kita mau bahwa memang sebenarnya harus segera direvitalisasi ini pasar, karena sudah carut-marut baik masalah parkirnya, bongkar muatnya, termasuk zonasi pedagang. Sekarang ini tidak karu-karuan,” ungkapnya.

Di sisi lain, Iswandi menyebut pihaknya juga ingin menjadikan Pasar Pagi sebagai model pembanding sebelum revitalisasi Pasar Segiri benar-benar dilaksanakan. 

Baca juga: Kisah Korban Kebakaran Pasar Segiri Samarinda, Kios Terbakar Lagi di Waktu yang Sama 10 Agustus

“Kita juga sekarang mau melihat ini kalau Pasar Pagi sudah beroperasi di bulan Oktober atau November bagaimana, apakah itu sudah bisa jadi model, itu kita lihat juga,” pungkasnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved