Berita Penajam Terkini
Banjir Antrean di Pasar Murah PPU, Warga Serbu 28 Ton Beras dan Sembako Murah
Suasana berbeda terlihat di Kelurahan Maridan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Miftah Aulia Anggraini
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM – Suasana berbeda terlihat di Kelurahan Maridan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Sejak matahari terbit, antrean warga mulai mengular demi mendapatkan bahan pokok dengan harga miring, dalam gelaran Gerakan Pasar Murah (GPM) yang diselenggarakan serentak secara nasional.
Di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sendiri, Gerakan Pangan Murah digelar di empat titik, menyasar kebutuhan masyarakat di tengah naiknya harga pangan.
Tak tanggung-tanggung, sebanyak 28 ton beras, 1 ton minyak goreng, 400 kilogram gula pasir, dan 400 rak telur disalurkan dalam program ini.
Baca juga: Gerakan Pangan Murah di Pelabuhan Semayang Balikpapan, Sedia 5 Ton Beras
Pemerintah Kabupaten PPU berharap, lewat gelaran ini, beban pengeluaran rumah tangga masyarakat bisa ditekan.
Nurlela, salah satu warga Maridan, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini.
“Biasanya harga beras di pasar sudah naik, tapi di sini bisa dapat jauh lebih murah. Lumayan buat stok di rumah,” ungkapnya Minggu (31/8/2025).
Pasar murah ini menjadi magnet bagi warga, karena harga yang ditawarkan bisa lebih rendah hingga 30 persen dibandingkan harga pasar.
Baca juga: Gerakan Pangan Murah di Tenggarong, LPG 3 Kg hingga Bawang Subsidi Ludes Diserbu Warga
Tak heran jika lokasi Gerakan Pangan Murah sejak pagi sudah dipenuhi warga dari berbagai pelosok.
Bupati PPU, Mudyat Noor, yang turun langsung memantau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah, menegaskan bahwa pasar murah ini bukan sekadar bagi-bagi sembako, tapi bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini PPU bisa melaksanakan Gerakan Pangan Murah serentak bersama seluruh Indonesia. Ini bukan kali pertama, dan bukan yang terakhir," jelasnya.
Ia menambahkan, titik pasar murah tersebar di Kelurahan Maridan, Kecamatan Babulu, Desa Sesulu, dan Kelurahan Petung, dengan harapan menjangkau sebanyak mungkin masyarakat yang membutuhkan.
Baca juga: Gerakan Pangan Murah hingga Operasi Pasar Jadi Strategi TPID Paser Kendalikan Inflasi
Selain menyalurkan sembako murah, Gerakan Pangan Murah juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk mengendalikan inflasi dan memastikan ketersediaan pangan tetap aman.
“Ini bukan program musiman. Kita ingin agar kegiatan seperti ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang. Saat harga pasar naik, kita tidak bisa diam,” pungkasnya. (*)
| Warga Babulu Keluhkan Persoalan Air Bersih, Ini Kata Bupati PPU Mudyat Noor |
|
|---|
| Aksi Pencurian Meteran Air di PPU Terbongkar, 2 Pelaku Diamankan |
|
|---|
| 141 Warga Penajam Paser Utara Segera Kantongi Sertifikat Tanah Reforma Agraria |
|
|---|
| Produk Air Kemasan Belum Jadi Prioritas, Perumda Danum Taka PPU Masih Fokus Perluas Layanan |
|
|---|
| DPMD PPU Tetapkan Mekanisme dan Kriteria Lomba Desa dan TTG 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250831_Gerakan-Pangan-Murah-GPM-yang-digelar-di-Kelurahan-Maridan-PPU.jpg)