Berita Kaltim Terkini
Respons Wagub Kaltim Seno Aji Soal Temuan MBG Basi di Samarinda
Respons Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji soal temuan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) basi di Samarinda, Kaltim.
Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Muhammad Fachri Ramadhani
Mengingat evaluasi ketat dalam MBG harus dilakukan, mulai dari waktu penyiapan hingga batas maksimal konsumsi, yaitu lima jam setelah makanan selesai dimasak. Suwarso mencontohkan salah satu potensi risiko yang kerap terjadi.
“Contoh seperti nasi goreng, kalau itu terlalu lembek nasinya itu juga berisiko basi, karena masih panas terus menguap dan jika dalam keadaan tersebut langsung ditutup ya pasti gampang basi. Itu juga sudah diberi arahan semua,” ungkapnya.
Ia menegaskan, standar dari Badan Gizi Nasional (BGN) sangat jelas, termasuk syarat luas dapur minimal 400 meter persegi serta alur kerja dapur yang harus higienis.
Setiap tahapan mulai dari bahan masuk, pengolahan, hingga distribusi telah diatur secara rinci.
“Kalau prosedurnya dijalankan dengan benar, harusnya tidak terjadi seperti itu,” tegasnya.
Baca juga: Dari Pilih-pilih Lauk hingga Dibawa Pulang, Begini Cerita MBG di SD Negeri 020 Berau
Lebih jauh, Suwarso mengingatkan pentingnya keseriusan seluruh pihak dalam menyukseskan program nasional ini. Ia menyinggung kasus di daerah lain yang menimpa ratusan siswa, guru, dan tenaga kependidikan akibat keracunan.
“Kalau di Samarinda sudah kita antisipasi supaya itu tidak terjadi, makanya awal-awal kita tindakannya mengundang ahli gizi dan vendor. Jadi kita sarankan pelaksana dapur umum tidak melakukan motif bisnis. Karena ini anak-anak adalah investasi negara, harus kita siapkan, jangan sampai ada spekulasi. Inilah pesan Satgas MBG, serius untuk memberikan gizi ya harus sesuai dengan standar yang ada,” ucapnya tegas.
Selain itu, Suwarso juga mengungkap adanya penyebaran informasi hoaks terkait MBG. Ia pernah menerima gambar yang diedit sehingga lauk dalam kotak makan tampak berbeda dari aslinya.
“Tapi demikian setiap berita yang masuk kita crosscheck supaya infonya akurat. Kalau memang terjadi ya kita tegur untuk diperbaiki, jangan ada spekulasi untuk anak-anak,” jelasnya.
Saat ini, Satgas MBG Kota Samarinda terus melakukan pembinaan terhadap vendor sekaligus menyiapkan pelatihan bagi tenaga dapur dan ahli gizi.
“Tim satgas itu terus selama program berjalan. Kita lakukan pembinaan dan evaluasi, ya sekaligus nanti siapkan pelatihan untuk tenaga vendor dan ahli gizinya kita pantau terus,” pungkas Suwarso.
Baca juga: MBG di Berau Masih Bertahap, Opsi Satelit SPPG Akan Diterapkan di Wilayah Perkampungan
Program Makanan Bergizi Gratis
Program Makanan Bergizi Gratis (PMBG) adalah salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka periode 2024–2029.
Tujuan utama program ini:
Menurunkan angka stunting di Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250917-Wakil-Gubernur-Kalimantan-Timur-Seno-Aji-01.jpg)