Berita Mahulu Terkini

Mengenal SIPAUS, Inovasi Dishub Mahulu Jaga Keselamatan Transportasi Sungai

Dishub Mahulu baru saja meluncurkan program Sistem Informasi Pengawasan Angkutan Umum Sungai (SIPAUS).

Penulis: Desy Filana | Editor: Miftah Aulia Anggraini
TRIBUNKALTIM.CO/DESY FILANA
LUNCURKAN SIPAUS - Kepala Dinas Perhubungan Mahulu, Fransiskus Xaverius Lawing. Dinas Perhubungan Mahakam Ulu (Mahulu) meluncurkan program Sistem Informasi Pengawasan Angkutan Umum Sungai (SIPAUS) sebagai terobosan baru untuk meningkatkan keselamatan transportasi sungai. (TRIBUNKALTIM.CO/DESY FILANA) 

TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG – Dinas Perhubungan Mahakam Ulu (Dishub Mahulu) meluncurkan program Sistem Informasi Pengawasan Angkutan Umum Sungai (SIPAUS) sebagai terobosan baru untuk meningkatkan keselamatan transportasi sungai.

Program ini hadir meski daerah perbatasan tersebut masih menghadapi keterbatasan anggaran.

Kepala Dinas Perhubungan Mahulu, Fransiskus Xaverius Lawing, menegaskan SIPAUS menjadi langkah nyata pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan transportasi sungai yang lebih aman.

“Mahulu memang kabupaten termuda, anggaran kita masih minim, tetapi hal itu tidak menghalangi semangat kami untuk membangun. SIPAUS adalah bentuk inovasi demi keselamatan masyarakat,” ujarnya, Rabu (17/9/2025).

Baca juga: Riam Sungai Mahakam Miliki Potensi Wisata, Dishub Mahulu Tingkatkan Pengawasan pada Transportasi Air

Fransiskus menjelaskan, SIPAUS dirancang untuk menggantikan sistem manifest manual yang selama ini digunakan.

Dengan sistem digital sederhana, data penumpang dapat direkam secara lebih rapi dan akurat.

“Intinya adalah melakukan perekaman data penumpang. Jika suatu saat terjadi musibah yang tidak diinginkan, maka data sudah tersimpan sehingga penanganan lebih cepat dan tepat,” jelasnya.

Selain berbasis digital, SIPAUS juga dapat digunakan secara offline.

Baca juga: Polres Ingatkan Warga Mahakam Ulu untuk Waspada Saat Pakai Transportasi Air, Cuaca Sulit Diprediksi

Hal ini disesuaikan dengan kondisi Mahakam Ulu, di mana sebagian besar wilayah masih belum memiliki jaringan komunikasi yang memadai.

“Menyadari, tidak semua daerah di Mahakam Ulu memiliki jaringan internet yang bagus. Karena itu, SIPAUS bisa dipakai secara offline maupun online,” tambahnya.

Dishub Mahulu juga menempatkan petugas di beberapa titik rawan laka air di jalur menuju perbatasan.

Kehadiran mereka diharapkan bisa membantu memitigasi potensi kecelakaan.

Baca juga: Angkutan Sungai Masih Jadi Prioritas, Irwan Resmikan Halte Transportasi Air di Muara Pahu

Fransiskus menegaskan, SIPAUS merupakan langkah penting dalam membangun transportasi sungai yang lebih aman, transparan, dan terlindungi bagi masyarakat perbatasan.

“Dengan SIPAUS, kami ingin memastikan setiap perjalanan sungai lebih aman, terpantau, dan masyarakat merasa terlindungi,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved