Kamis, 7 Mei 2026

Berita Kaltim Terkini

Ananda Moeis Ingatkan Direksi Baru BUMD Pemprov Kaltim untuk Hasilkan PAD

Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis mengingatkan jajaran direksi baru Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
KONTRIBUSI UNTUK PAD -  Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis. Ia  mengingatkan jajaran direksi baru Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov agar berkontribusi utamanya pada PAD.(Tribunkaltim.co/ Mohammad Fairoussaniy). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis mengingatkan jajaran direksi baru Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). 

Menurut Politisi PDIP ini, kursi direksi bukanlah jabatan prestisius namun merupakan tanggung jawab besar yang harus siap dievaluasi kapan saja.

Bukan hanya itu, juga momen untuk memperbaiki kinerja BUMD agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Direksi itu bukan jabatan prestisius semata. Mereka harus menunjukkan kinerja nyata. Kalau gagal mencapai target, ya harus siap bertanggung jawab,” tegas Ananda Moeis, Minggu (21/9/2025).

Pernyataan Ananda Moeis ini bukan tanpa alasan. 

Baca juga: Penyertaan Modal BUMD Harus Belajar dari Kasus DBON, Legislator Kaltim Ogah Diperiksa Kejaksaan Lagi

Ia menyoroti lemahnya kontribusi sebagian BUMD yang selama ini justru lebih sering diberikan penyertaan modal dari dana APBD. 

Padahal, seharusnya BUMD menjadi mesin pencetak Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mandiri dan berkelanjutan, bukan sekadar beban fiskal.

"Mesti menghasilkan PAD! Kita tidak bisa terus mempertahankan BUMD yang hanya jadi beban fiskal. Harus ada terobosan, target, dan hasil yang nyata," lanjutnya.

Ananda Moeis menekankan pentingnya perjanjian kinerja yang jelas dan terukur, ini juga akan menjadi instrumen utama bagi BUMD.

DPRD Kaltim juga akan melihat, sejauh mana kontribusi direksi terhadap pembangunan daerah.

Rapat dengar pendapat dengan para direksi terpilih tentu akan diselenggarakan oleh Komisi terkait di DPRD Kaltim, tentunya untuk memastikan visi dan misi perusahaan sejalan dengan kebutuhan strategis Kaltim.

"Kami (DPRD) akan memastikan fungsi pengawasan berjalan aktif, dan ingin BUMD benar-benar berkontribusi pada pembangunan Kaltim, bukan sebaliknya," tandasnya.

Sebelumnya, empat direktur utama (dirut) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kaltim telah terpilih setelah melalui proses seleksi ketat. 

Sementara itu, enam kursi direktur lainnya masih menunggu untuk diisi dan proses seleksinya akan bergulir minggu depan.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji menyampaikan harapannya terhadap para dirut yang baru ditetapkan ini. 

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved