Rabu, 20 Mei 2026

Lakalantas Poros Bontang Samarinda

BREAKING NEWS: Lakalantas Truk Trailer Melintang di Km 27 Bontang-Samarinda

Truk trailer melintang di KM 27 Poros Bontang–Samarinda, kemacetan panjang tak terhindarkan. Polisi dan warga turun tangan atur lalu lintas

Tayang: | Diperbarui:
HO
LAKALANTAS TRUK TRAILER - Tangkapan layar, mobil truk trailer melintang di Jalan Poros Bontang Samarinda, tepatnya kilometer 27. Macet tidak bisa dihindari, Selasa (22/9/2025). (HO) 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Sebuah truk trailer bermuatan mengalami insiden hingga melintang di badan jalan Kilometer 27 Poros Bontang-Samarinda, tepatnya di kawasan Gunung Hantu, Selasa (23/9/2025). 

Peristiwa ini menyebabkan kemacetan panjang di jalur utama yang biasa dilalui kendaraan dari dan menuju Bontang maupun Samarinda.

Hanya kendaraan kecil yang masih bisa melintas dengan sistem buka tutup arus. Sementara itu, kendaraan besar seperti truk dan bus terpaksa tertahan di lokasi karena ruang jalan nyaris tertutup badan truk.

Anggota DPRD Bontang, Ubaya Bengawan, kebetulan melintas di lokasi kejadian dan sempat mengabadikan kondisi tersebut. Ia menyampaikan kabar melalui media sosial untuk memberi informasi kepada masyarakat.

“Bontang–Samarinda macet, mobil truk melintang di Kilometer 27,” ujarnya.

Baca juga: Ibu Rumah Tangga di Muara Badak Bontang Ditangkap Polisi karena Sabu, Motif Ekonomi Jadi Pemicu

Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi turun tangan membantu mengatur lalu lintas. Mereka berupaya agar antrean kendaraan tidak semakin panjang dan berharap evakuasi bisa segera dilakukan.

“Semoga cepat dievakuasi,” sambung Ubaya.

Kasat Lantas Polres Bontang, AKP Purwo Asmadi, membenarkan insiden itu. Ia mengungkapkan bahwa truk mengalami kesulitan saat menanjak hingga akhirnya melintang dan menutup akses jalan.

Polisi segera menerjunkan personel untuk mengurai kemacetan sekaligus melakukan proses evakuasi.

“Kami sedang lakukan evakuasi. Truk ini tidak kuat menanjak,” jelas Purwo.

Polisi juga mengimbau para pengendara untuk sementara waktu mencari jalur alternatif. Hal ini dilakukan untuk menghindari penumpukan kendaraan hingga akses utama di Gunung Hantu kembali normal. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved