Rabu, 27 Mei 2026

Berita Balikpapan Terkini

Musim Angin Selatan, Sampah Pesisir Balikpapan Tembus 9 Ton per Hari

Volume sampah yang menumpuk di pesisir Kota Balikpapan melonjak tajam pada periode Juli hingga September 2025.

Tayang:
DOK TRIBUNKALTIM
SAMPAH PESISIR MENUMPUK - Volume sampah yang menumpuk di pesisir Kota Balikpapan melonjak tajam pada periode Juli hingga September 2025. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan mencatat, setiap hari rata-rata enam hingga sembilan ton sampah terdampar di pantai akibat hembusan angin selatan. (DOK TRIBUNKALTIM) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Volume sampah yang menumpuk di pesisir Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, melonjak tajam pada periode Juli hingga September 2025.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan mencatat, setiap hari rata-rata enam hingga sembilan ton sampah terdampar di pantai akibat hembusan angin selatan.

Kepala DLH Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, menjelaskan peningkatan timbulan sampah ini bukan hanya berasal dari aktivitas masyarakat sekitar, tetapi juga dipengaruhi faktor alam.

“Kalau musim selatan, sampah yang terbawa dan tertinggal di pantai lebih banyak. Rata-rata bisa mencapai enam hingga sembilan ton per hari,” ujarnya, Selasa (30/9/2025).

Baca juga: Volume Sampah Pesisir Terus Alami Peningkatan, DLH Kota Balikpapan Bakal Tambah Petugas Kebersihan

Faktor Alam Jadi Pemicu

Menurut Sudirman, sulit memprediksi jumlah sampah pesisir karena sangat dipengaruhi pasang surut air laut, arah angin, dan kondisi cuaca harian.

“Kalau ditanya soal sampah pesisir, saya tidak bisa menjawab secara pasti, karena memang tergantung alam,” jelasnya.

DLH Balikpapan menegaskan tidak tinggal diam menghadapi persoalan ini.

Setiap hari puluhan petugas kebersihan diturunkan untuk membersihkan pantai.

Baca juga: Dilema Sampah Pesisir di Balikpapan, Pemprov Kaltim mesti Ikut Pembiayaan

Armada truk pengangkut juga disiapkan agar sampah tidak menumpuk terlalu lama.

Selain itu, DLH Balikpapan juga menggandeng komunitas peduli lingkungan dan kelompok masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan bersih pantai.

Edukasi pengelolaan sampah kepada warga turut digencarkan melalui sekolah, kelurahan, hingga kampanye lingkungan.

Harapan untuk Masyarakat

Upaya ini dilakukan untuk menekan dampak pencemaran laut dan kerusakan ekosistem pesisir, sekaligus menjaga kenyamanan pengunjung pantai.

Baca juga: Bank Sampah Kunci Adipura Kencana, DLH Balikpapan Targetkan Minimal 6 Unit Setiap Kelurahan

“Kami berharap masyarakat semakin sadar, tidak membuang sampah sembarangan, apalagi di sungai yang bermuara ke laut,” tegas Sudirman.

Ia menambahkan, pengendalian sampah pesisir memang menjadi tantangan tersendiri bagi Balikpapan.

“Di satu sisi, faktor alam sulit dikendalikan. Namun di sisi lain, peran aktif warga dalam menjaga kebersihan lingkungan tetap menjadi kunci agar volume sampah tidak semakin menumpuk di pantai,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved