Jumat, 8 Mei 2026

Berita Paser Terkini

Paser Usulkan Dukungan Peralatan dan Infrastruktur Pascabencana ke BNPB

Pemkab Paser melalui Sekda Katsul Wijaya usulkan dukungan peralatan dan infrastruktur pascabencana ke BNPB.

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
USUL PERALATAN PASCABENCANA - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Paser, Katsul Wijaya, saat hadir dalam kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Kota Mojokerto, Jawa Timur (Jatim), Kamis (2/10/2025). Pemkab Paser komitmen tingkatkan kesiapsiagaan dan ketangguhan daerah dalam menghadapi bencana. (TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM) 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Katsul Wijaya mengusulkan dukungan peralatan penanggulangan bencana serta infrastruktur pascabencana kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 

Usulan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Logistik dan Peralatan yang berlangsung di Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (2/10/2025).

Rakornas bertema Meningkatkan Ketangguhan Bencana melalui Pengelolaan Logistik dan Peralatan ini menjadi forum penting untuk menyelaraskan kebutuhan daerah dengan program nasional.

Forum juga dimanfaatkan Pemkab Paser untuk menyampaikan kondisi keterbatasan logistik dan peralatan penanggulangan bencana di wilayahnya.

Baca juga: BNPB dan BMKG Peringatkan Kaltim Masuk 5 Besar Daerah yang akan Alami Curah Hujan Tinggi

“Rakornas ini membahas kebutuhan logistik dan peralatan yang ada di BPBD provinsi maupun kabupaten/kota. Dengan kegiatan ini, kedeputian logistik dan peralatan melakukan inventarisasi serta pemetaan kebutuhan di daerah, khususnya wilayah rawan bencana,” terang Katsul.

Ia menegaskan bahwa Kabupaten Paser masih menghadapi keterbatasan peralatan pendukung, sehingga dukungan dari pemerintah pusat sangat dibutuhkan.

“Kami harap BNPB dapat membantu melengkapi kebutuhan peralatan, agar penanggulangan bencana di Paser dapat berjalan optimal, baik dalam tahap pencegahan, penanganan saat bencana, maupun rehabilitasi pascabencana,” tambahnya.

Selain membahas logistik dan peralatan, Rakornas juga menyinggung program rehabilitasi pascabencana.

Baca juga: Tingkatkan Pengawasan di Objek Wisata Pantai, BPBD PPU Minta BNPB Lakukan Pengkajian

Tahun ini, Paser mendapat dukungan pembangunan jembatan di Desa Muara Adang senilai Rp5 miliar dari BNPB. Jembatan tersebut sebelumnya rusak akibat banjir tahun 2023.

“Beberapa usulan infrastruktur pascabencana juga sudah kami ajukan, mudah-mudahan bisa diakomodir BNPB. Begitupun pengadaan peralatan yang telah kami input melalui aplikasi pada Juni–Juli lalu, semoga tetap mendapat prioritas meski ada efisiensi anggaran,” harapnya.

Katsul menegaskan bahwa Pemkab Paser berkomitmen memperkuat kesiapsiagaan dan meningkatkan ketangguhan daerah dalam menghadapi potensi bencana.

“Tentunya dengan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, BNPB dan seluruh pemangku kepentingan,” tutupnya.

Sebagai informasi, Rakornas ini merupakan bagian dari rangkaian puncak peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Nasional 2025 yang berlangsung pada 1–3 Oktober di Mojokerto. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved