Berita Samarinda Terkini
Samarinda Bebas Kumuh 2029, Pasang Target Giat Bedah Rumah hingga Akses Air Bersih
Pemerintah Kota Samarinda menyatakan, siap mendukung pelaksanaan program 1 Juta Rumah Perkotaan
Penulis: Siti Zubaidah | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Samarinda menyatakan, siap mendukung pelaksanaan program 1 Juta Rumah Perkotaan yang digagas Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Hal itu disampaikan Wakil Walikota Samarinda, Seafuddin Zuhri saat mengikuti Rapat Koordinasi Program 1 Juta Rumah Wilayah Kalimantan yang digelar di Aula Pemkot Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu (15/10/2025).
Menurutnya, Samarinda terus berupaya mempercepat program bedah rumah dan menyiapkan strategi perumahan baru di wilayah yang memiliki cadangan lahan luas seperti:
- Samarinda Seberang;
- Palaran;
- Loa Janan Ilir;
- dan Samarinda Utara.
“Untuk pusat kota memang terbatas lahannya, jadi pengembangan kami arahkan ke wilayah pinggiran,” jelas Seafuddin.
Baca juga: Permukiman Kumuh di Bantaran Sungai Mahakam Loa Kulu Akan Direlokasi
Ia menambahkan, upaya pengentasan kawasan kumuh di Samarinda juga menunjukkan hasil signifikan.
“Dari 70 hektare kawasan kumuh di bantaran Sungai Karang Mumus pada 2020, kini tinggal sekitar 26 hektare. Itu berkat dukungan anggaran pusat, provinsi, dan kota,” ungkapnya.
Seafuddin berharap, dukungan pendanaan dari provinsi terus berlanjut agar kawasan kumuh bisa semakin berkurang.
Ia juga menyoroti keterbatasan air bersih di daerah perbukitan dan dataran rendah sebagai tantangan utama dalam penyediaan perumahan.
Baca juga: 2 Program Strategis Walikota Samarinda Andi Harun, Soroti Bedah Rumah demi Menata Area Kumuh
“Targetnya 2029, seluruh wilayah bisa menikmati 100 persen akses air bersih. Tapi karena anggarannya berkurang, kami harus mencari strategi baru,” ujar Seafuddin.
Ia optimistis, program 1 Juta Rumah dapat memberi efek ekonomi positif bagi Samarinda.
“Kita masih punya cadangan lahan yang cukup banyak. Semoga ekonomi berjalan baik dan pembangunan perumahan terus meningkat,” ujar Saefuddin. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251016_Efek-Ekonomi-di-Balikpapan-2025.jpg)