Berita Kaltim Terkini
RSJD Atma Husada Dukung Rencana Penggabungan dengan RS Islam Samarinda
RSJD Atma Husada Mahakam menyambut positif rencana Pemprov Kaltim menggabungkan pengelolaan dengan Rumah Sakit Islam.
Penulis: Raynaldi Paskalis | Editor: Miftah Aulia Anggraini
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Atma Husada Mahakam menyambut baik rencana Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) untuk menggabungkan rumah sakit tersebut dengan Rumah Sakit Islam Samarinda.
Rencana penggabungan muncul setelah Dinas Kesehatan Kaltim berencana mengoptimalkan aset milik Pemerintah Provinsi yang saat ini dikelola oleh Yayasan Rumah Sakit Islam.
Lokasi kedua rumah sakit yang berdekatan dinilai memungkinkan untuk dilakukan integrasi pengelolaan.
Direktur RSJD Atma Husada Mahakam, dr. Indah Puspitasari, MARS, menegaskan pihaknya menyambut positif wacana tersebut, meski belum menerima informasi resmi dari pemerintah provinsi.
Baca juga: RSJD Atma Husada Mahakam Akan Berubah Menjadi Rumah Sakit Umum dengan Keunggulan Jiwa
“Kalau kami sih gak masalah ya untuk rumah sakit Atma Husada karena memang sebenarnya diperlukan itu untuk rehab psikososialnya,” ujar dr. Indah, Jumat (16/10/2025).
Ia menilai, penggabungan ini berpotensi memperluas layanan rehabilitasi psikososial bagi pasien, termasuk kegiatan outdoor yang penting bagi proses pemulihan dan reintegrasi sosial pasien gangguan jiwa.
Dengan tambahan fasilitas, RSJD Atma Husada Mahakam dapat mengembangkan program pembinaan yang lebih komprehensif dan ramah lingkungan, sejalan dengan kebutuhan pasien pascarehabilitasi.
Sementara itu, terkait kapasitas layanan, dr. Indah menyebut okupansi rawat inap RSJD Atma Husada Mahakam saat ini masih terkendali.
Baca juga: RSJD Atma Husada Mahakam Kaltim Perjuangkan Akses Kesehatan Jiwa Gratis untuk Semua Pasien
“Kalau rawat inap kan tadi udah disampaikan ya 190 tempat tidur, saat ini kita ya 120–130 gitu flow-nya seperti itu,” jelasnya.
Kondisi tersebut juga didukung oleh sistem pengampuan dengan rumah sakit umum di kabupaten dan kota se- Kalimantan Timur.
Melalui kerja sama ini, rumah sakit daerah telah menyiapkan dua hingga tiga tempat tidur untuk penanganan awal pasien gangguan jiwa sebelum dirujuk ke RSJD Atma Husada Mahakam.
dr. Indah menambahkan, pihaknya siap beradaptasi dan mendukung langkah Pemprov Kaltim untuk meningkatkan efisiensi serta pemerataan layanan kesehatan jiwa di daerah.
“Kalau mau digabung saya sih ya senang aja karena lebih luas ya,” pungkasnya. (*)
| 5 Daerah dengan Jumlah Sepeda Motor Paling Sedikit di Kalimantan Timur 2025 |
|
|---|
| Polemik APBD Kaltim: Kritik dari DPRD dan Akademisi hingga Penjelasan Pemprov |
|
|---|
| Daftar Wilayah Kaltim yang Diprediksi BMKG Turun Hujan Besok 20 April 2026 |
|
|---|
| IKAT-PMTI Kaltim Resmi Dilantik, Ratusan Pengurus Siap Berkontribusi untuk Daerah |
|
|---|
| POPULER KALTIM: Sinyal di Balik Donasi Aksi 21 April, Polda Kaltim Tanggapi Vonis Bebas Misran Toni |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251017_Direktur-RSJD-Atma-Husada-dr-Indah-Puspitasari-menyambut-positif-penggabungan-aset.jpg)