Berita Balikpapan Terkini
PTMB Uji Coba Sistem SCADA, Kualitas Air Balikpapan Diawasi Real Time
PTMB Balikpapan uji coba sistem SCADA penuh di IPA KM 8 untuk pantau kualitas air bersih secara real time dan transparan.
Penulis: Ary Nindita Intan R S | Editor: Miftah Aulia Anggraini
Ringkasan Berita:
- PTMB menerapkan sistem SCADA penuh di IPA KM 8 Balikpapan.
- Pemantauan kualitas air dilakukan real time dari proses hingga distribusi.
- Sistem akan diperluas jika uji coba sukses, didukung Pemprov Kaltim.
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) terus meningkatkan pengawasan kualitas air bersih dengan mengadopsi teknologi digital.
Uji coba sistem Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) penuh kini diterapkan di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kilometer 8.
Sistem ini memungkinkan pemantauan real time terhadap seluruh proses pengolahan air, mulai dari penggunaan bahan kimia, pencucian filter, hingga distribusi ke pelanggan.
Direktur Operasional PTMB, Ali Rachman, menjelaskan bahwa seluruh sumur bor yang menjadi sumber air kini terhubung langsung ke sistem pengolahan.
Baca juga: Tingkatkan Layanan Air Bersih, PTMB Revitalisasi Pipa di Jalan Agung Tunggal Balikpapan
“Seluruh sumur masuk langsung ke pengolahan. Di pengolahan ada pemantauan dari tim lab induk dan lab operator. Khusus di KM 8, kami sedang uji coba sistem SCADA penuh untuk memantau seluruh pergerakan kualitas air,” ujarnya, Minggu (9/11/2025).
Ia menuturkan, seluruh pergerakan kualitas air dapat termonitor secara langsung, termasuk tingkat kekeruhan, pemakaian bahan kimia, hingga konsumsi listrik dan biaya operasional.
“Dengan begitu kami bisa menganalisis kinerja setiap IPA secara detail,” tambahnya.
Ali menyebut, uji coba tersebut masih menggunakan anggaran internal PTMB.
Baca juga: Revitalisasi Pipa Tua di Agung Tunggal Dilanjutkan, PTMB Balikpapan Optimalkan Layanan Air Bersih
Jika hasilnya memuaskan, sistem ini akan diperluas ke seluruh instalasi pengolahan air di Balikpapan dengan dukungan dana dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
“Sekarang kami coba dulu. Kalau berhasil, baru kita anggarkan. Karena sistem ini memang mahal, tapi manfaatnya besar karena semua bisa termonitor, bahkan sampai ke pelanggan nanti,” ucapnya.
PTMB menargetkan penerapan SCADA dapat membuat seluruh kualitas air dan sistem distribusi di Kota Balikpapan terpantau secara terpadu melalui dashboard pusat.
Ke depan, masyarakat juga bisa mengetahui informasi gangguan layanan maupun kapasitas produksi di tiap wilayah secara transparan.
Baca juga: Ini Call Center PTMB Balikpapan untuk Layanan Gangguan Distribusi Air Bersih
“Ke depan kami sedang berproses untuk integrasi antara sistem produksi dan distribusi. Jadi warga bisa tahu, kalau ada gangguan di daerah mana, kapasitas produksi IPA berapa, semua bisa terlihat,” pungkasnya. (*)
| Klarifikasi Driver Online Balikpapan terkait Pemberitaan Tribun Kaltim |
|
|---|
| Tingkatkan Efisiensi Bongkar Muat, PT Kaltim Kariangau Terminal Balikpapan Datangkan Side Loader |
|
|---|
| Desalinasi Air Laut Balikpapan, Keluhan PDAM soal Biaya Mahal dan Swasta Sudah Jalan |
|
|---|
| Pengerukan Waduk Manggar Dipastikan Tidak Ganggu Distribusi Air Baku di Balikpapan |
|
|---|
| Warga Jalan Marsma R Iswahyudi Keluhkan Infrastruktur hingga Air Bersih saat Reses Bersama Wahyullah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251109_PTMB-Balikpapan-berupaya-menjaga-kualitas-air-bersih-lewat-sistem-SCADA.jpg)