Strategi Gerindra Menuju 2029
Manuver Gerindra Menuju Pemilu 2029, Rayu Kepala Daerah di Kaltim, Respons PDIP, Golkar dan PKS
Manuver partai Gerindra menuju Pemilu 2029, rayu kepala daerah di Kaltim. Respons PDIP, Golkar dan PKS.
Penulis: Tribun Kaltim | Editor: Amalia Husnul A
Ringkasan Berita:
- Bergabungnya Aulia Rahman Basri, Bupati Kukar ke partai Gerindra menjadi sorotan
- Ketua DPD Gerindra Kaltim, Seno Aji menyebut bergabungnya Aulia Rahman Basri adalah inisiatif sendiri.
- Golkar Kaltim menilai perpindahan partai seorang kepala daerah adalah hal yang wajar.
- Sementara PDIP Kaltim tak terpengaruh dengan isu bajak-membajak kader dan memilih fokus pada ideologi dan penguatan internal.
- Senada dengan PDIP, PKS Kaltim juga memilih fokus pada penguatan internal partai.
TRIBUNKALTIM.CO - Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 masih empat tahun lagi, namun dinamika politik di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sudah mulai menghangat.
Di Kaltim, partai Gerakan Indonesia Raya atau Gerindra gerak cepat menuju Pemilu 2029 termasuk di antaranya dengan mengumumkan sejumlah politisi yang bergabung.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah bergabungnya Aulia Rahman Basri, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) ke partai Gerindra yang diumumkan saat Rapat Kerja Daerah (Rakerda) perdana, Minggu (23/11/2025).
Ketua DPD Partai Gerindra Kaltim, Seno Aji menegaskan keputusan para kepala daerah untuk masuk ke Gerindra merupakan keinginan pribadi mereka.
Baca juga: Daftar 6 Kepala dan Wakil Kepala Daerah di Kaltim dari Partai Gerindra, Terbaru Aulia Rahman Basri
Kamis (27/11/2025) Seno Aji mengatakan, “Mereka berinisiatif untuk bergabung,” ujar Seno Aji, Kamis (27/11/2025).
Sosok Aulia Rahman disebut telah resmi mengantongi kartu tanda anggota (KTA) Gerindra saat menghadiri Rakerda akhir pekan lalu.
Saat ditanya apakah terdapat arahan khusus dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) agar Gerindra menjadi kekuatan terkuat di Kaltim, politisi yang juga menjabat Wakil Gubernur Kaltim itu menyebut langkah tersebut merupakan bagian dari strategi partai.
“Itu menjadi bagian dari strategi partai,” tegas Seno Aji.
Ia menambahkan, pihaknya akan mendalami lebih jauh alasan para kepala daerah memilih bergabung dengan Gerindra.
“Tentu saja akan kami sampaikan kepada DPP dan kami cek kembali,” ujarnya.
Dengan bergabungnya Aulia Rahman, kini terdapat enam jabatan kepala daerah dan wakil kepala daerah di Kaltim yang ditempati kader Gerindra.
Mereka adalah Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, Wali Kota Samarinda, Andi Harun, Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo.
Kemudian ada Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin dan terakhir Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri
Respons PDIP, Golkar dan PKS
Menanggapi langkah politik Gerindra, Ketua DPD Partai Golkar Kaltim Rudy Masud menilai perpindahan kepala daerah antar partai merupakan dinamika yang wajar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251123_Gerindra-Kaltim-Gelar-Rakerda.jpg)