Jumat, 8 Mei 2026

Travel

3 Rekomendasi Wisata Danau Terbesar di Kalimantan Timur

Keindahan danau di Kaltim seolah tidak pernah habis untuk dieksplorasi. Berikut tiga danau terbesar yang bisa menjadi destinasi wisata air

Tayang:
HO/Pemprov Kaltim
DANAU DI KALTIM - Ilustrasi wisata alam Danau Semayang. Lokasinya ada di Desa Semayang, Kecamatan Kenohan, Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Lokasi wisata ini telah sedia tempat penginapan dan wahana bermain air hingga kapal wisata. 

Ringkasan Berita:
  • Mengulas tiga danau terbesar di Kalimantan Timur—Melintang, Semayang, dan Jempang—beserta karakter fisik, budaya, hingga kehidupan masyarakatnya
  • Menjelaskan keunikan ekologi, jenis ikan, dan potensi wisata alam pada ketiga danau tersebut
  • Menghadirkan gambaran lengkap lokasi, sejarah singkat, kehidupan desa terapung, serta fenomena alam

TRIBUNKALTIM.CO - Keindahan danau di Kaltim seolah tidak pernah habis untuk dieksplorasi.

Provinsi yang dikenal dengan Sungai Mahakam sebagai nadi kehidupannya ini ternyata memiliki gugusan danau luas yang tak hanya menyimpan panorama eksotis, tetapi juga sejarah panjang, kekayaan hayati, hingga kehidupan masyarakat yang sangat khas.

Di antara puluhan danau yang berada di sepanjang aliran Mahakam, tiga dianggap sebagai yang terbesar adalah Danau Melintang, Danau Semayang, dan Danau Jempang.

Ketiganya bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga bagian dari bentang alam penting yang menopang kehidupan ribuan warga dan keanekaragaman hayati Kalimantan Timur.

Baca juga: BERITA FOTO: Menembus Danau Melintang, Jalur Air Menuju Api Dapur, Menghidupkan Desa Muara Enggelam

Simak selengkapnya!

1 . Danau Melintang

DANAU MELINTANG KALTIM - Danau Melintang tampak dari udara.
DANAU MELINTANG KALTIM - Danau Melintang tampak dari udara. (Humasprov Kaltim/Adi Suseno/Arief M)

Terletak di Kabupaten Kutai Kartanegara, tepatnya di kawasan aliran Sungai Mahakam di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Danau Melintang menjadi salah satu danau paling ikonik di daerah ini.

Luasnya mencapai 11.000 hektare, membentang di sisi kanan Sungai Mahakam.

Menariknya, dalam bahasa Kutai dan daerah sekitar, Melintang dikenal dengan sebutan “Kenohan”, yang merujuk pada bentuk danau yang melintang di antara desa-desa sekitarnya.

Nama ini bukan sekadar istilah lokal, tetapi menggambarkan karakter geografis danau yang benar-benar membelah banyak permukiman di sepanjang tepinya.

Salah satu daya tarik utama Danau Melintang adalah keberadaan desa terapung.

Beberapa desa didirikan di atas tiang, sementara sebagian lainnya dibangun dari rakit besar yang disusun kokoh.

Di antaranya, Desa Melintang merupakan permukiman paling terkenal dan sering disebut sebagai salah satu desa paling fotogenik di kawasan Mahakam.

Desa ini berada di Kecamatan Muara Wis, dengan panorama hamparan danau yang luas dan suasana perkampungan yang tenang, seolah mengambang di atas permukaan air.

Selain keindahan desanya, Danau Melintang sejak lama dikenal sebagai sentra pengembangbiakan ikan air tawar.

Perairannya menjadi habitat berbagai jenis ikan lokal yang menjadi sumber penghidupan warga.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved