Senin, 18 Mei 2026

Berita Bontang Terkini

Jelang Nataru Gerakan Pangan Murah Bakal Digelar di Bontang Barat, Ini Jadwalnya

DKP3 Debora menjelaskan Gerakan Pangan Murah atau GPM ink sebagai langkah stabilisasi harga pangan

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Nur Pratama
TribunKaltim.co/Muhammad Ridwan
GERAKAN PANGAN MURAH - Ilustrasi masyarakat berbelanja bahan pokok dalam gerakan pangan murah (GPM) yang di gelar Polres Bontang beberapa waktu lalu. (TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDWAN) 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANGGerakan Pangan Murah (GPM) kembali digelar di Kota Bontang jelang Natal dan Tahun baru 2027. 

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3), Debora menjelaskan Gerakan Pangan Murah atau GPM ink sebagai langkah stabilisasi harga pangan.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Rabu (10/12/2025) di Rumah Tongkonan Toraja, Kelurahan Kanaan, Bontang Barat.

Pasar murah akan dibuka mulai pukul 08.00 Wita hingga selesai, dengan sejumlah komoditas strategis dijual lebih murah dibanding harga pasar.  

Baca juga: Pabrik Soda Ash Bontang Buka Lowongan Baru, Simak Jadwal dan Cara Daftarnya

Debora, mengatakan bahwa sebagian komoditas bahkan mendapat subsidi langsung dari pemerintah daerah.

“Pasar murah jelang Nataru di Kanaan, kami sediakan beras SPHP subsidi sebanyak 1 ton,” ujarnya kepada Rabu (3/12/2025).

Ia menuturkan pasokan bahan pangan diambil langsung dari agen dan distributor untuk menjamin stabilitas harga. 

Sejumlah kebutuhan pokok yang tersedia antara lain beras SPHP, beras premium, gula, tepung terigu, minyak goreng, telur ayam, serta beberapa komoditas hortikultura.

Berikut daftar komoditas bersubsidi beserta harga jualnya: 

1. Beras SPHP: Rp 58.000 per sak (5 kg)
2. Beras Premium Ponokawan: Rp 77.000 per sak (5 kg)
3. Gulavit: Rp 18.000 per kg
4. Tepung terigu: Rp 10.000 per kg
5. Minyak goreng Saro 2 liter: Rp 37.000
6. Telur ayam: Rp 55.000 per piring
7. Cabai rawit lokal: Rp 50.000 per kg

Sementara itu, harga bawang merah dan bawang putih belum dapat diumumkan lantaran distributor masih melakukan peninjauan harga. 

“Bawang merah dan bawang putih masih belum bisa kami pastikan harganya karena dari agen belum memberikan kepastian, masih bisa berubah,” ungkapnya. (*)

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved