Berita Samarinda Terkini
Ini Alasan Walikota Andi Harun Masih Enggan Resmikan Pasar Pagi Samarinda
Walikota Samarinda Andi Harun memastikan secara umum pekerjaan fisik utama dan uji komisioning Pasar Pagi telah selesai dan lengkap
Penulis: Gregorius Agung Salmon | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Walikota Samarinda Andi Harun memastikan secara umum pekerjaan fisik utama dan uji komisioning Pasar Pagi telah selesai dan lengkap.
Namun, ada dua pekerjaan tambahan baru yang dinilai penting untuk menunjang konektivitas dan ketertiban jangka panjang.
Hal ini ia sampaikan usai tinjau ulang kembali Pasar Pagi pada Jum'at, (5/12/2025) sore.
"Peresmian itu (ditunda) karena dua pekerjaan lain itu tidak berhubungan langsung dengan operasional pasar. Itu menyangkut fasilitas pendukung saja," ucapnya.
Ia menjelaskan dua pekerjaan tambahan yang fokus dikebut itu adalah pembuatan koridor yang akan mengintegrasikan akses antara Pasar Pagi dengan kawasan Citra Niaga, termasuk akses menuju Masjid Darussalam via Jalan Tumenggung.
Baca juga: Ditarget November, Alasan Pembukaan Pasar Pagi Ditunda, Pemkot Samarinda Mulai Pendataan Pedagang
Kemudian pemasangan saluran air baru dari arah depan pasar hingga Jalan Sudirman, termasuk pemasangan crossing di Jalan K.H. Khalid.
Selain itu, akan dipasang pagar di area eks Jalan Pandai untuk membatasi jelas antara area pasar dengan warung atau rumah warga, guna memastikan kelancaran aktivitas bongkar muat barang dagangan.
Walikota menekankan bahwa penambahan fasilitas ini bertujuan untuk menciptakan kenyamanan mobilitas barang dan orang, serta memastikan pasar dapat berfungsi secara optimal dan rapi.
Meskipun peresmian ditunda, kesiapan operasional internal pasar sudah hampir rampung.
Pihak pemerintah kota telah menyiapkan konektivitas energi listrik, termasuk sambungan untuk fasilitas pendingin udara (AC) yang opsional bagi pedagang, dengan konsekuensi biaya tagihan ditanggung mandiri oleh pedagang.
Selain itu, proses rekrutmen tenaga kebersihan (cleaning service) juga sedang berjalan untuk menjamin standar kebersihan pasar yang baru.
Andi Harun mengadopsi pendekatan evaluatif terhadap pengelolaan pasar. Ia menyadari bahwa sistem baru tidak bisa langsung sempurna sejak hari pertama beroperasi.
"Saya selalu ingin melihat sisi lemahnya dan mau mengakui sisi lemahnya supaya kita ada ruang untuk memperbaiki," ujarnya
Baca juga: Pasar Pagi Samarinda Ditarget Rampung Akhir Tahun 2025, Saat ini Proses Pendaftaran Pedagang
Dengan selesainya fasilitas pendukung ini, diharapkan Pasar Pagi Samarinda yang direvitalisasi dapat beroperasi secara maksimal dan menjadi pusat perdagangan modern yang nyaman bagi warga dan pedagang.
"Semakin cepat terungkap sisi kelemahannya, semakin cepat pula respons kita untuk memperbaiki," pungkasnya. (*)
| 6 Santunan Korban Kecelakaan dari Jasa Raharja, Warga Samarinda Wajib Tahu Cara Klaimnya |
|
|---|
| Buruh di Samarinda Gelapkan Motor Senilai Rp32 Juta, Modus Pinjam untuk Konsumen |
|
|---|
| Minimalisir Kecelakaan Malam Hari, BBPJN Kaltim Kebut Pengecatan Median Jalan Nasional di Samarinda |
|
|---|
| Kemendikdasmen Beri Lampu Hijau, 7 Sekolah Samarinda Masuk Program Revitalisasi |
|
|---|
| Lapas Narkotika Samarinda Perketat Pintu Utama Pakai 2 Cara agar Barang Haram tak Bisa Masuk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251205-Pasar-Pagi.jpg)