Senin, 1 Juni 2026

Berita Samarinda Terkini

Ini Alasan Walikota Andi Harun Masih Enggan Resmikan Pasar Pagi Samarinda

Walikota Samarinda Andi Harun memastikan secara umum pekerjaan fisik utama dan uji komisioning Pasar Pagi telah selesai dan lengkap

Tayang:
TRIBUN KALTIM/Gregorius Agung Salmon
DITUNDA DIRESMIKAN -  Pasar Pagi Samarinda. Peresmian Pasar Pagi ditunda karena ada dua proyek sebagai fasilitas pendukung dikebut. (TRIBUNKALTIM.CO/GREGORIUS AGUNG SALMON) 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA - Walikota Samarinda Andi Harun memastikan secara umum pekerjaan fisik utama dan uji komisioning Pasar Pagi telah selesai dan lengkap. 

Namun, ada dua pekerjaan tambahan baru yang dinilai penting untuk menunjang konektivitas dan ketertiban jangka panjang.

Hal ini ia sampaikan usai tinjau ulang kembali Pasar Pagi pada Jum'at, (5/12/2025) sore.

"Peresmian itu (ditunda) karena dua pekerjaan lain itu tidak berhubungan langsung dengan operasional pasar. Itu menyangkut fasilitas pendukung saja," ucapnya. 

Ia menjelaskan dua pekerjaan tambahan yang fokus dikebut itu adalah pembuatan koridor yang akan mengintegrasikan akses antara Pasar Pagi dengan kawasan Citra Niaga, termasuk akses menuju Masjid Darussalam via Jalan Tumenggung.

Baca juga: Ditarget November, Alasan Pembukaan Pasar Pagi Ditunda, Pemkot Samarinda Mulai Pendataan Pedagang

Kemudian pemasangan saluran air baru dari arah depan pasar hingga Jalan Sudirman, termasuk pemasangan crossing di Jalan K.H. Khalid. 

Selain itu, akan dipasang pagar di area eks Jalan Pandai untuk membatasi jelas antara area pasar dengan warung atau rumah warga, guna memastikan kelancaran aktivitas bongkar muat barang dagangan.

Walikota menekankan bahwa penambahan fasilitas ini bertujuan untuk menciptakan kenyamanan mobilitas barang dan orang, serta memastikan pasar dapat berfungsi secara optimal dan rapi.

Meskipun peresmian ditunda, kesiapan operasional internal pasar sudah hampir rampung. 

Pihak pemerintah kota telah menyiapkan konektivitas energi listrik, termasuk sambungan untuk fasilitas pendingin udara (AC) yang opsional bagi pedagang, dengan konsekuensi biaya tagihan ditanggung mandiri oleh pedagang.

Selain itu, proses rekrutmen tenaga kebersihan (cleaning service) juga sedang berjalan untuk menjamin standar kebersihan pasar yang baru.

Andi Harun mengadopsi pendekatan evaluatif terhadap pengelolaan pasar. Ia menyadari bahwa sistem baru tidak bisa langsung sempurna sejak hari pertama beroperasi.

"Saya selalu ingin melihat sisi lemahnya dan mau mengakui sisi lemahnya supaya kita ada ruang untuk memperbaiki," ujarnya 

Baca juga: Pasar Pagi Samarinda Ditarget Rampung Akhir Tahun 2025, Saat ini Proses Pendaftaran Pedagang

Dengan selesainya fasilitas pendukung ini, diharapkan Pasar Pagi Samarinda yang direvitalisasi dapat beroperasi secara maksimal dan menjadi pusat perdagangan modern yang nyaman bagi warga dan pedagang.

"Semakin cepat terungkap sisi kelemahannya, semakin cepat pula respons kita untuk memperbaiki," pungkasnya. (*)

 

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved