Berita Bontang Terkini
Kampung Malahing Bontang Viral, jadi Latar FTV Romansa Terbaru
FTV terbaru bertajuk “Sang Pencuri Hati di Arena Balap” menghadirkan suasana berbeda karena mengambil latar di Kampung Malahing, Bontang, Kaltim
Ringkasan Berita:
- FTV 'Sang Pencuri Hati di Arena Balap' dibintangi Baiti Syaghaf & Fauzan Nasrul, tayang di Vidio.com, menampilkan kisah cinta dan konflik yang terjadi di tengah tradisi balap perahu
- Kampung Malahing Bontang jadi latar utama, menonjolkan keindahan laut, kehidupan masyarakat pesisir, serta fasilitas ekowisata yang lengkap
- Penayangan FTV ini ikut mengangkat pariwisata Bontang, membuatnya semakin dikenal luas.
TRIBUNKALTIM.CO - FTV terbaru bertajuk “Sang Pencuri Hati di Arena Balap” menghadirkan suasana berbeda karena mengambil latar di Kampung Malahing, Bontang, Kalimantan Timur.
FTV yang dibintangi Baiti Syaghaf dan Fauzan Nasrul ini menghadirkan nuansa romantis dengan sentuhan budaya pesisir, balap perahu, hingga panorama laut yang menjadi ciri khas kawasan tersebut.
Tayangnya FTV ini sekaligus membuat Kampung Malahing kembali menjadi sorotan publik berkat keindahan dan keunikannya sebagai kampung di atas laut.
Cerita FTV ini berpusat pada Mita (Baiti Syaghaf), gadis periang yang hobi berperahu dan dikenal sebagai pembalap perahu paling gesit di kampungnya.
Menjelang ajang balap perahu yang sangat ia nantikan, Mita justru kehilangan perahu kesayangannya.
Baca juga: 3 Rekomendasi Wisata Danau Terbesar di Kalimantan Timur
Ia meyakini sang pencuri adalah Kemal (Fauzan Nasrul), pria yang belakangan membuat hidupnya terasa kacau.
Namun tanpa sepengetahuan Mita, Kemal memiliki alasan tersendiri yang membuatnya mengambil perahu tersebut.
Ketegangan muncul ketika Kemal mencoba menjelaskan, tetapi Mita yang telanjur murka tak mau mendengar sepatah kata pun.
Di sisi lain, Kemal sebenarnya menyimpan rahasia besar: ia mengenali Mita sebagai cinta pertamanya saat kecil, sebelum keduanya terpisah oleh waktu dan jarak.
Kisah cinta lama bertemu kembali ini menjadi inti cerita, dengan latar pesisir Bontang yang membuat setiap adegan terasa lebih hidup dan emosional.
Yang membuat FTV ini semakin menarik adalah penggunaan Kampung Ekowisata Malahing sebagai lokasi utama.
Sebagai informasi, FTV adalah singkatan dari Film Televisi, yaitu bentuk karya sinema yang dibuat khusus untuk ditayangkan di televisi, bukan di bioskop atau platform streaming berbayar.
Biasanya, durasi FTV sekitar 90–120 menit, dengan cerita yang ringan, romantis, komedi, atau mengandung pesan moral.
FTV sering kali dibuat dalam format satu episode tamat (one shot), berbeda dari sinetron yang terdiri atas banyak episode.
Alasan kenapa sempat populer di Indonesia karena mudah dinikmati, menghadirkan aktor muda terkenal, dan sering mengambil latar tempat menarik, seperti destinasi wisata, kampung unik, atau kota-kota indah di daerah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251205_fauzan-nasrul-ftv-bontang.jpg)