Breaking News
Selasa, 19 Mei 2026

Berita Bontang Terkini

Kampung Malahing Bontang Viral, jadi Latar FTV Romansa Terbaru

FTV terbaru bertajuk “Sang Pencuri Hati di Arena Balap” menghadirkan suasana berbeda karena mengambil latar di Kampung Malahing, Bontang, Kaltim

Tayang:
YouTube/Surya Citra Televisi (SCTV)
SYUTING DI BONTANG - Potret Fauzan Nasrul, aktor yang sedang syuting FTV di Kampung Malahing Bontang. 

Nah, FTV ini resmi tayang dan bisa disaksikan melalui platform Vidio.com.

Anda yang ingin menyaksikannya bisa KLIK LINK DI SINI

Mengenal Kampung Malahing 

Dikutip dari jadesta.kemenparekraf.go.id, Kampung Ekowisata Malahing adalah permukiman pesisir yang terletak di Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang, Kalimantan Timur.

Kampung ini berdiri sejak tahun 1999, didirikan oleh Nasir Lakada, seorang nelayan asal Mamuju, Sulawesi Barat, bersama kakaknya.

Saat ini, terdapat 62 kepala keluarga dengan total 196 jiwa, terdiri atas 112 laki-laki dan 84 perempuan.

Meski berada di tengah laut, masyarakat Kampung Malahing mendapat perhatian besar dari Pemerintah Kota Bontang.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan layanan pendidikan dari PAUD hingga SD.

Dinas Kesehatan juga rutin memberikan pelayanan keliling melalui Puskesmas Bontang Selatan I, seperti vaksinasi, penyemprotan disinfektan, dan pemeriksaan kesehatan.

Pelayanan kependudukan dilakukan secara elektronik melalui internet, begitu juga perizinan dari Dinas Penanaman Modal.

Semua kemudahan itu didukung oleh program WiFi gratis dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bontang.

Selain fasilitas publik, Kampung Malahing juga dikenal sebagai destinasi wisata bahari dengan pesona laut yang indah.

Wisatawan dapat menikmati kuliner khas Bontang seperti gammi bawis, olahan ikan laut, teripang, cumi, dan udang.

Berkat dukungan CSR PT Pupuk Kaltim, fasilitas wisata di Malahing cukup lengkap, termasuk satu cottage dan tiga homestay yang dikelola warga dan Pokdarwis Malahing.

Tersedia juga Toko Malahing yang menjual cenderamata khas seperti Bate’ Malolo (batik khas rumah di atas laut dan motif biota laut), amplang, stik rumput laut, sabun rumput laut, vas bunga dari kerang, dan pernak-pernik hasil karya pengrajin lokal.

Keindahan alamnya dapat dinikmati melalui kehadiran Burung Kuntul Perak dan Bangau Hitam, ikon Kota Bontang.

Baca juga: Bontang Buka Peluang Investasi Hotel, Siap Jadi Kota Bisnis dan Wisata

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved