Rabu, 20 Mei 2026

Berita Bontang Terkini

Kampung Malahing Bontang Viral, jadi Latar FTV Romansa Terbaru

FTV terbaru bertajuk “Sang Pencuri Hati di Arena Balap” menghadirkan suasana berbeda karena mengambil latar di Kampung Malahing, Bontang, Kaltim

Tayang:
YouTube/Surya Citra Televisi (SCTV)
SYUTING DI BONTANG - Potret Fauzan Nasrul, aktor yang sedang syuting FTV di Kampung Malahing Bontang. 
Ringkasan Berita:
  • FTV 'Sang Pencuri Hati di Arena Balap' dibintangi Baiti Syaghaf & Fauzan Nasrul, tayang di Vidio.com, menampilkan kisah cinta dan konflik yang terjadi di tengah tradisi balap perahu
  • Kampung Malahing Bontang jadi latar utama, menonjolkan keindahan laut, kehidupan masyarakat pesisir, serta fasilitas ekowisata yang lengkap
  • Penayangan FTV ini ikut mengangkat pariwisata Bontang, membuatnya semakin dikenal luas.
 

TRIBUNKALTIM.CO - FTV terbaru bertajuk “Sang Pencuri Hati di Arena Balap” menghadirkan suasana berbeda karena mengambil latar di Kampung Malahing, Bontang, Kalimantan Timur.

FTV yang dibintangi Baiti Syaghaf dan Fauzan Nasrul ini menghadirkan nuansa romantis dengan sentuhan budaya pesisir, balap perahu, hingga panorama laut yang menjadi ciri khas kawasan tersebut.

Tayangnya FTV ini sekaligus membuat Kampung Malahing kembali menjadi sorotan publik berkat keindahan dan keunikannya sebagai kampung di atas laut.

Cerita FTV ini berpusat pada Mita (Baiti Syaghaf), gadis periang yang hobi berperahu dan dikenal sebagai pembalap perahu paling gesit di kampungnya.

Menjelang ajang balap perahu yang sangat ia nantikan, Mita justru kehilangan perahu kesayangannya.

Baca juga: 3 Rekomendasi Wisata Danau Terbesar di Kalimantan Timur

Ia meyakini sang pencuri adalah Kemal (Fauzan Nasrul), pria yang belakangan membuat hidupnya terasa kacau.

Namun tanpa sepengetahuan Mita, Kemal memiliki alasan tersendiri yang membuatnya mengambil perahu tersebut.

Ketegangan muncul ketika Kemal mencoba menjelaskan, tetapi Mita yang telanjur murka tak mau mendengar sepatah kata pun.

Di sisi lain, Kemal sebenarnya menyimpan rahasia besar: ia mengenali Mita sebagai cinta pertamanya saat kecil, sebelum keduanya terpisah oleh waktu dan jarak.

Kisah cinta lama bertemu kembali ini menjadi inti cerita, dengan latar pesisir Bontang yang membuat setiap adegan terasa lebih hidup dan emosional.

Yang membuat FTV ini semakin menarik adalah penggunaan Kampung Ekowisata Malahing sebagai lokasi utama. 

Sebagai informasi, FTV adalah singkatan dari Film Televisi, yaitu bentuk karya sinema yang dibuat khusus untuk ditayangkan di televisi, bukan di bioskop atau platform streaming berbayar.

Biasanya, durasi FTV sekitar 90–120 menit, dengan cerita yang ringan, romantis, komedi, atau mengandung pesan moral.

FTV sering kali dibuat dalam format satu episode tamat (one shot), berbeda dari sinetron yang terdiri atas banyak episode.

Alasan kenapa sempat populer di Indonesia karena mudah dinikmati, menghadirkan aktor muda terkenal, dan sering mengambil latar tempat menarik, seperti destinasi wisata, kampung unik, atau kota-kota indah di daerah.

Nah, FTV ini resmi tayang dan bisa disaksikan melalui platform Vidio.com.

Anda yang ingin menyaksikannya bisa KLIK LINK DI SINI

Mengenal Kampung Malahing 

Dikutip dari jadesta.kemenparekraf.go.id, Kampung Ekowisata Malahing adalah permukiman pesisir yang terletak di Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang, Kalimantan Timur.

Kampung ini berdiri sejak tahun 1999, didirikan oleh Nasir Lakada, seorang nelayan asal Mamuju, Sulawesi Barat, bersama kakaknya.

Saat ini, terdapat 62 kepala keluarga dengan total 196 jiwa, terdiri atas 112 laki-laki dan 84 perempuan.

Meski berada di tengah laut, masyarakat Kampung Malahing mendapat perhatian besar dari Pemerintah Kota Bontang.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan layanan pendidikan dari PAUD hingga SD.

Dinas Kesehatan juga rutin memberikan pelayanan keliling melalui Puskesmas Bontang Selatan I, seperti vaksinasi, penyemprotan disinfektan, dan pemeriksaan kesehatan.

Pelayanan kependudukan dilakukan secara elektronik melalui internet, begitu juga perizinan dari Dinas Penanaman Modal.

Semua kemudahan itu didukung oleh program WiFi gratis dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bontang.

Selain fasilitas publik, Kampung Malahing juga dikenal sebagai destinasi wisata bahari dengan pesona laut yang indah.

Wisatawan dapat menikmati kuliner khas Bontang seperti gammi bawis, olahan ikan laut, teripang, cumi, dan udang.

Berkat dukungan CSR PT Pupuk Kaltim, fasilitas wisata di Malahing cukup lengkap, termasuk satu cottage dan tiga homestay yang dikelola warga dan Pokdarwis Malahing.

Tersedia juga Toko Malahing yang menjual cenderamata khas seperti Bate’ Malolo (batik khas rumah di atas laut dan motif biota laut), amplang, stik rumput laut, sabun rumput laut, vas bunga dari kerang, dan pernak-pernik hasil karya pengrajin lokal.

Keindahan alamnya dapat dinikmati melalui kehadiran Burung Kuntul Perak dan Bangau Hitam, ikon Kota Bontang.

Baca juga: Bontang Buka Peluang Investasi Hotel, Siap Jadi Kota Bisnis dan Wisata

Selain itu, wisatawan bisa mengikuti berbagai paket ekowisata, seperti:

  • Budidaya rumput laut
  • Pengelolaan teripang
  • Pengolahan rumput laut
  • Pembuatan kerajinan kerang dan manik-manik
  • Snorkeling dan diving
  • Fishing atau memancing
  • Membatik (Batik Malolo)
  • Menikmati kuliner laut
  • Bird watching di Pulau Kuwetang
  • Menginap di homestay dan Cottage Rumah Nipah
  • Menjelajahi taman sayur di atas laut
  • Edukasi biota laut
  • Menyaksikan sunset dan sunrise di tengah laut

Sosok Fauzan Nasrul

Dikutip dari TribunSumselpemilik nama lengkap Fauzan Nasrul Darwis ini merupakan aktor Indonesia yang memiliki darah keturunan dari Arab, Aceh dan juga Padang.

Ia lahir pada 3 September 1990 yang kini berusia 32 tahun dan telah memiliki satu anak perempuan bernama Fani Afnan Jannati dari pernikahannya dengan Elvida Yusmi.

Fauzan Nasrul memulai karirnya dengan menjajali dunia modeling pada tahun 2011.

Setelah itu, ia mulai debut aktingnya di film Hattrick dan sinteron Tendangan Si Madun.

Kemudian pada tahun 2013, ia mendapat tawaran untuk main di Pintu Harmonika dan Cinta Harmonika. Hingga saat ini ia telah membintangi 8 film.

Sejak saat itu, Fauzan Nasrul terus membintangi berbagai sinetron dan FTV.

Selain film dan FTV, Fauzan juga bermain di serial web, beberapa judul yang pernah ia mainkan adalah Komisi Pemberantasan Ketakutan dan Mama Mama Milenial 2021.

Sosok Fauzan Nasrul paling banyak dikenal lewat FTV. Hingga kini, sudah lebih dari 40 judul FTV yang ia perankan. Terakhir ia main di FTV berjudul Catatan Harianku pada 2021 lalu.

Fauzan mengikat janji suci denan sang kekasih bernama Elvida Rismi pada 17 Desember 2017 lalu.

Keduanya menyelenggarakan pernikahan sederhana. Acara pun hanya mengundang orang-orang terdekat saja.

 Selama kariernya, Fauzan Nasrul sering disebut sebagai Raja FTV karena sudah membintangi lebih dari 40 judul FTV.

Tak begitu sering membagikan momen di Instagram, Fauzan ternyata lebih aktif di TikTok. 

Isi kontennya seputar cuplikan sinetron, behind the scene syuting, hingga berbagai challenge konyol lainnya.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved