Senin, 18 Mei 2026

Jasgas di Bontang Terhenti

Jargas Bontang Kembali Normal Pasca Padam Tujuh Jam, Pemulihan Cepat Disambut Lega Warga

Layanan jargas Bontang sempat padam hingga tujuh jam, memicu keresahan warga sebelum akhirnya kembali normal sore hari

Tayang:
HO/HUMAS BME
JARGAS BONTANG PADAM - Ilustrasi, perbaikan pipa induk di Manifold MS Tugu Selamat Datang, setelah terjadi penurunan tekanan yang menyebabkan terhambatnya distribusi aliran gas kewarga, Senin (8/12/2025). (HO/HUMAS BME). 
Ringkasan Berita:
  • Jaringan gas rumah tangga Bontang padam hampir tujuh jam akibat penurunan tekanan pipa induk.
  • Tim teknis BME dan Pertamina Gas bergerak cepat menstabilkan tekanan hingga aliran kembali normal.
  • Pemkot Bontang dorong percepatan perluasan 10.553 sambungan jargas untuk memenuhi kebutuhan energi warga.

 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Aliran jaringan gas (jargas) rumah tangga di Kota Bontang akhirnya kembali normal pada Senin (8/12/2025) sore, setelah padam total hampir tujuh jam akibat penurunan tekanan pada pipa induk di Manifold MS Tugu Selamat Datang.

Warga yang sejak pagi kesulitan memasak dapat kembali menggunakan jargas sekitar pukul 15.00 Wita.

Kasmiati, warga RT 20 Kelurahan Tanjung Laut Indah, mengaku gangguan tiba-tiba itu sempat membuat aktivitas rumah tangganya terganggu. Namun ia menilai pemulihan berlangsung cepat.

“Syukurnya tidak lama. Baru kali ini padam tiba-tiba. Biasanya ada pemberitahuan jauh hari, jadi kami bisa siap-siap pakai elpiji,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan Direktur PT Bontang Migas Energi (BME) Erwin, menjelaskan gangguan dipicu penurunan tekanan signifikan pada pipa induk sehingga suplai gas terhenti ke seluruh sektor.

Baca juga: BREAKING NEWS: Aliran Gas Rumah Tangga di Seluruh Kota Bontang Terhenti Total

“Tekanan di Manifold MS Tugu turun cukup besar sampai memicu padamnya aliran gas di seluruh kelurahan,” kata Erwin.

Menurutnya, tim teknis BME bersama Pertamina Gas langsung diturunkan ke lokasi untuk melakukan stabilisasi tekanan dan memastikan keamanan jaringan. Setelah perbaikan berlangsung, aliran gas dikembalikan secara bertahap.

Perlu diketahui Pemkot Bontang mencatat bahwa sekitar 7.000 rumah tangga masih belum menikmati sambungan jargas. Angka tersebut dihitung berdasarkan data pelanggan air Perumda Tirta Taman yang berjumlah sekitar 38 ribu pelanggan.

Saat ini, sudah ada sekitar 18 ribu pelanggan jargas yang terpasang, dan menyusul 10.553 sambungan baru yang sedang dalam proses pengerjaan dari Kementerian ESDM.

Warga yang belum menikmati jargas sebagian besar berada di kawasan pesisir dan seluruh wilayah Bontang Lestari.

Baca juga: Kampung Malahing Bontang Viral, jadi Latar FTV Romansa Terbaru

Pemkot Bontang mengusulkan 10.553 sambungan rumah tangga untuk program perluasan jargas. Usulan tersebut tersebar di tiga kecamatan:

Bontang Utara 5.130 SR

  • Loktuan: 1.762
  • Api-Api: 1.063
  • Bontang Baru: 596
  • Gunung Elai: 749
  • Bontang Kuala: 495
  • Guntung: 465

Bontang Selatan 3.927 SR

  • Tanjung Laut: 1.577
  • Tanjung Laut Indah: 869
  • Berebas Tengah: 797
  • Berbas Pantai: 412
  • Satimpo: 272

Bontang Barat 1.496 SR

  • Gunung Telihan: 697
  • Belimbing: 609
  • Kanaan: 190. (*)
Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved