Kamis, 30 April 2026

Jalan Poros Kaltim Kalsel Amblas

Jalan Negara Kaltim-Kalsel Amblas, DPRD Paser Apresiasi Respons Cepat Penanganan

DPRD Paser mendesak percepatan perbaikan jalan negara amblas di Muara Komam yang mengganggu mobilitas antarprovinsi.

Tayang:
TribunKaltim.co/Syaifullah Ibrahim
JALAN AMBLAS - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paser, Hendra Wahyudi. DPRD Paser minta pihak terkait lakukan penanganan jangka panjang terhadap amblasnya jalan negara di Kecamatan Muara Komam. (TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM). 
Ringkasan Berita:
  • Ketua DPRD Paser prihatin dan mendorong percepatan perbaikan jalan negara amblas di Muara Komam.
  • Kerusakan berdampak pada arus logistik, ekonomi, dan keselamatan pengguna jalan antarprovinsi.
  • DPRD menekankan perlunya rencana jangka panjang dan pemeliharaan berkala agar kejadian tidak terulang.

 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Menanggapi kerusakan jalan negara di RT 08, Kelurahan Muara Komam, Kecamatan Muara Komam, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paser, Hendra Wahyudi menyatakan keprihatinan dan mendorong percepatan penanganan oleh pihak terkait.

Jalur tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kerusakan yang terjadi tidak hanya berdampak pada masyarakat lokal, tetapi juga pada arus logistik dan mobilitas antarprovinsi.

"Kami prihatin atas kondisi jalan negara yang amblas di Muara Komam. Ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi menyangkut keselamatan pengguna jalan dan kelancaran ekonomi antarwilayah," terang Ketua DPRD Paser, Hendra Wahyudi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (9/12/2025).

Ia juga mengapresiasi langkah cepat dari Camat Muara Komam yang telah melaporkan kejadian ini kepada DPUTR Paser dan BBPJN Kaltim.

Baca juga: 3 Fakta Jalan Poros Kaltim-Kalsel di Muara Komam Amblas: Penyebab, dan Penanganan dari BBPJN

Kendati demikian, DPRD Paser menekankan pentingnya percepatan tindak lanjut dari pihak terkait agar kerusakan tidak semakin meluas.

"Informasinya tadi, jalan rusak itu sudah ditimbun. Kami apresiasi tindakan dari pihak terkait yang mengambil langkah perbaikan darurat, namun kedepan perlu adanya penyusunan rencana jangka panjang agar kejadian serupa tidak terulang," tambahnya.

Hendra juga menyoroti pentingnya pemeliharaan berkala terhadap infrastruktur jalan, terutama di wilayah rawan longsor atau genangan air.

Kondisi gorong-gorong yang sudah tua, dan curah hujan tinggi seharusnya menjadi indikator risiko yang diantisipasi sejak dini.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintasi jalur tersebut, dan mematuhi rambu peringatan yang telah dipasang oleh pihak terkait.

"Kami akan terus memantau perkembangan penanganan ini dan memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved