Jumat, 1 Mei 2026

Jalan Poros Kaltim Kalsel Amblas

Jalan Perbatasan Kaltim-Kalsel Amblas, Terungkap Penyebab dan Kronologi Kerusakan

Penyebab utama amblasnya jalan beton tersebut adalah korosi pada bangunan pelintas yang berupa aramco

Tayang:
Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
HO tangkapan layar dari akun tiktok Ruspandi
JALAN RUSAK - Kerusakan jalan yang terjadi di Jalan Negara, RT 08, Kelurahan Muara Komam, Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Senin (8/12/2025). Arus lalu lintas terganggu. ( HO tangkapan layar dari akun tiktok Ruspandi) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Ruas jalan perbatasan Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali menjadi sorotan setelah sebagian badan jalan yang menggunakan perkerasan beton (rigid pavement) di RT 08, Kelurahan Muara Komam, Kabupaten Paser, mengalami penurunan (amblas) pada Senin (8/12/2025) lalu. 

Penurunan ini diduga kuat akibat adanya korosi pada bangunan pelintas di bawahnya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) -1.2 Ruas Jalan Batu Aji - Kuaro Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim, Muhammad Idris Djafar, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa timnya telah segera mengambil tindakan penanganan darurat.

Menurutnya, lokasi amblasnya badan jalan berada di Sta. 58+000 ruas Jalan Batu Aji – Kuaro. 

Baca juga: DPRD Kaltim Desak Perbaikan Permanen Jalan Amblas Muara Komam yang Ganggu Akses Kaltim-Kalsel

Kejadian ini terjadi sekitar pukul 09.00 Wita pada Senin, 8 Desember 2025.

"Penyebab utama amblasnya jalan beton tersebut adalah korosi pada bangunan pelintas yang berupa aramco berdiameter 60 centimeter di bawah perkerasan," jelas Idris, Rabu (10/12/2025). 

Selain itu, penurunan lapisan pondasi jalan beton juga dipicu oleh intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir di wilayah tersebut.

Amblasnya badan jalan ini terjadi sesaat setelah dilintasi oleh kendaraan berat, yakni truk kapsul pengangkut semen, yang melaju dari arah Batu Aji (Kalsel) menuju Kaltim.

Menanggapi kondisi darurat ini, Idris melalui PPK-1.2 langsung bergerak cepat melakukan penanganan di lapangan.

Baca juga: Penanganan Jalan Amblas Tenggarong-Loa Kulu Kukar, Kontraktor Pasang 52 Tiang Pancang

Selain memasang rambu-rambu peringatan di sekitar lokasi amblas untuk memastikan keselamatan pengguna jalan.

Aksi penanganan darurat yang melibatkan mobilisasi alat berat seperti excavator, dump truck, dan alat pemadat telah dimulai sejak malam hari setelah kejadian. 

“Pekerjaan penimbunan sudah kita lakukan,” sebutnya.

Material digunakan, sebanyak 48 meter kubik (m3) timbunan pilihan (8 ritase) dan 3 m3 agregat Klas A telah digunakan untuk menimbun dan memadatkan bagian yang amblas.

Aktivitas penanganan lanjutan dilaporkan masih berlangsung pada hari ini, Selasa (9/12/2025) lalu, untuk memastikan ruas jalan vital perbatasan ini dapat berfungsi normal kembali dan aman dilalui oleh seluruh pengguna jalan.

“Kita masih terus pantau dan laporkan ke pimpinan, terlebih lagi arus ini masuk dalam pemantauan jelang natal dan tahun baru (nataru),” pungkas Idris. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved