Berita Berau Terkini
Speedboat Wisata di Berau Diawasi Ketat demi Tekan Risiko Kecelakaan Laut
Dishub Berau memperketat standar keselamatan operasional speedboat wisata di wilayah Berau
Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Dinas Perhubungan (Dishub) Berau memperketat standar keselamatan operasional speedboat wisata di wilayah perairan Berau, Kalimantan Timur.
Kebijakan ini mencakup pengaturan sistem pelayaran beriringan hingga rencana pemasangan alat pemantau berbasis GPS pada armada speedboat.
Kepala Dishub Berau, Andi Marewangeng, mengatakan bahwa penguatan regulasi ini dilakukan menyusul meningkatnya aktivitas transportasi laut, khususnya transportasi wisata yang beroperasi dari Dermaga Sanggam menuju destinasi bahari unggulan.
Menurutnya, mayoritas speedboat yang saat ini beroperasi masih menggunakan mesin satu atau dua.
Baca juga: Viral Video Penangkapan Diduga Maling Speedboat di Balikpapan, Jadi Tontonan Ratusan Warga
Untuk menjamin keselamatan penumpang, Dishub Berau menetapkan bahwa speedboat bermesin satu hanya diperbolehkan berlayar secara beriringan.
“Kami tidak melarang beroperasi, tetapi harus berangkat bersama. Ini penting sebagai langkah antisipasi jika terjadi kendala di tengah laut, sehingga bisa saling membantu,” ujarnya kepada TribunKaltim.co, Minggu (14/12/2025).
Sebagai penguatan pengawasan, Dishub Berau juga menyiapkan program pemasangan alat pemantau berupa GPS atau radar di setiap speedboat.
Program ini diusulkan melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT) sebagai bagian dari upaya peningkatan keamanan transportasi laut.
Alat tersebut nantinya berfungsi untuk memantau pergerakan speedboat secara real-time serta mengetahui titik koordinat kapal jika terjadi kondisi darurat di perairan.
Andi menjelaskan, penerapan sistem GPS tidak dilakukan sekaligus, melainkan melalui tahap uji coba terlebih dahulu.
Speedboat bermesin dua akan menjadi prioritas awal pemasangan.
“Kalau uji coba berjalan baik, pemasangan GPS akan dilakukan secara bertahap hingga mencakup seluruh speedboat yang beroperasi di perairan Berau,” jelasnya.
Ia menambahkan, program peningkatan keselamatan ini telah disusun secara matang dan diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp8 hingga Rp10 miliar untuk mencakup seluruh armada speedboat. (*)
| Keluhan Warga Perbatasan Berau Menggema di DPRD, Sekolah hingga Listrik Jadi Sorotan |
|
|---|
| 2 Pria di Karang Ambun Berau Dibekuk, Polisi Sita Sabu Siap Edar 44,22 Gram |
|
|---|
| Marak Kasus Asusila Anak di Berau, Anggota DPRD Thamrin Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya |
|
|---|
| 5 Atlet Judo Berau Perkuat Tim Kaltim di Kapolri Cup 2026, Bupati Sri Juniarsih Beri Apresiasi |
|
|---|
| Launching Koperasi Desa Merah Putih di Berau Masih Simbolis, Perlengkapan Gerai Belum Lengkap |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20251214_Dermaga-di-Berau-Kaltim-2025.jpg)