Berita Kaltim Terkini
5 Daerah di Kaltim yang Warganya Paling Banyak Tak Punya Jaminan Kesehatan
Akses terhadap jaminan kesehatan menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur kesejahteraan penduduk.
Namun, distribusi kepemilikan jaminan kesehatan tidak merata di seluruh kabupaten dan kota.
Faktor geografis, tingkat urbanisasi, struktur ketenagakerjaan, serta tingkat pendapatan masyarakat berpengaruh besar terhadap kepemilikan jaminan kesehatan.
Wilayah dengan aktivitas industri dan perusahaan besar cenderung memiliki cakupan asuransi perusahaan yang lebih tinggi, sementara daerah dengan karakteristik pedesaan dan terpencil masih menghadapi tantangan dalam menjangkau seluruh penduduk.
Simak selengkapnya 5 daerah dengan penduduk paling banyak tak punya jaminan kesehatan:
1. Kabupaten Berau
Kabupaten Berau menjadi daerah dengan persentase penduduk tanpa jaminan kesehatan tertinggi di Kalimantan Timur pada 2025.
Data BPS mencatat sebanyak 27,61 persen penduduk Berau tidak memiliki jaminan kesehatan. Angka ini jauh di atas rata-rata provinsi.
Meskipun 68,33 persen penduduk Berau telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, masih terdapat kesenjangan yang cukup besar.
Rendahnya kepemilikan jaminan kesehatan di wilayah ini dapat dipengaruhi oleh kondisi geografis yang luas, persebaran penduduk yang tidak merata, serta keterbatasan akses layanan kesehatan di wilayah pedalaman dan pesisir.
2. Kabupaten Kutai Timur
Di posisi berikutnya terdapat Kabupaten Kutai Timur dengan 14,15 persen penduduk tidak memiliki jaminan kesehatan.
Kutai Timur dikenal sebagai wilayah dengan aktivitas pertambangan dan perkebunan yang cukup besar.
Namun, keberadaan sektor industri belum sepenuhnya menjamin seluruh penduduk mendapatkan perlindungan kesehatan.
Sebagian besar penduduk Kutai Timur telah menjadi peserta BPJS Kesehatan sebesar 79,46 persen, sementara 12,24 persen memiliki jaminan dari perusahaan atau kantor.
Meski demikian, masih terdapat kelompok masyarakat yang bekerja di sektor informal atau tinggal di wilayah terpencil yang belum terjangkau program jaminan kesehatan.
3. Kabupaten Paser
Kabupaten Paser mencatat 13,13 persen penduduk tanpa jaminan kesehatan.
Angka ini menunjukkan bahwa lebih dari satu dari sepuluh penduduk Paser belum memiliki perlindungan kesehatan formal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kartu-bpjs-kesehatan-1.jpg)