Jumat, 8 Mei 2026

Berita Kutim Terkini

Akses Vital Desa Benua Baru Ulu Kembali Pulih Pasca Perbaikan Jalan yang Tergerus Air

Jalan rusak di Benua Baru Ulu akhirnya pulih berkat kolaborasi desa dan perusahaan, meski ancaman cuaca masih membayangi

Tayang:
HO/Kades Benua Baru Ulu
PERBAIKAN JALAN - Jalan KM 2 Benua Baru Ulu, Kecamatan Muara Bengkal, Kutai Timur sebelum (kiri) dana setelah (kanan) perbaikan. (HO/KADES BENUA BARU ULU) 

Ringkasan Berita:
  • Jalan poros Desa Benua Baru Ulu sempat rusak parah akibat hujan dan beban kendaraan berat.
  • Pemerintah desa bergerak cepat menggandeng perusahaan sekitar untuk memperbaiki akses vital warga.
  • Meski kini kembali normal, ancaman banjir dan rencana jalan alternatif masih jadi perhatian.

 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Kondisi infrastruktur jalan di Desa Benua Baru Ulu, Kecamatan Muara Bengkal, Kabupaten Kutai Timur kini mulai membaik setelah sempat mengalami kerusakan cukup parah akibat faktor cuaca dan beban kendaraan yang melintas. 

Kerusakan yang terjadi di titik kilometer dua tersebut sempat menghambat aktivitas warga karena jalan tersebut merupakan jalur poros utama yang menghubungkan beberapa kecamatan.

Penanganan cepat dilakukan oleh pemerintah desa setempat guna memastikan roda ekonomi dan mobilitas masyarakat tidak terhenti terlalu lama.

Kepala Desa Benua Baru Ulu, Ahmad Benny, menjelaskan bahwa kerusakan jalan sepanjang kurang lebih 25 meter tersebut disebabkan oleh pengikisan tanah oleh air hujan yang terus-menerus.

Kondisi tanah yang masih lembek serta belum adanya semenisasi permanen membuat material jalan mudah tergerus, terutama saat dilewati kendaraan bermuatan berat seperti truk pengangkut sawit dan alat berat lainnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Pria di Kutim Tewas Diterkam Buaya Saat Pasang Jaring Ikan

Hal ini sempat membuat beberapa kendaraan terjebak di lokasi karena kondisi jalan yang berubah menjadi kubangan lumpur.

"Kondisi tanahnya itu masih lembek, jadi terpendam-terpendam karena belum disemenisasi. Kemarin sempat dilewati dua truk mobil buah kelapa sawit dan nyangkut di situ karena jalannya jadi seperti bubur," ujar Ahmad Benny, Selasa (23/12/2025).

Proses perbaikan jalan ini tidak berjalan mulus karena tantangan cuaca yang ekstrem. Tim di lapangan sebenarnya sudah mulai bekerja sejak hari Rabu (17/12/2025) namun hujan deras yang turun pada sore hari memaksa pengerjaan dihentikan sementara karena material tanah kembali melunak.

Setelah menunggu cuaca panas pada hari Kamis (18/12/2025) eksekusi perbaikan kembali dilanjutkan secara maksimal pada hari Jumat (19/12/2025) hingga selesai.

Keberhasilan perbaikan jalan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah desa dengan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) perusahaan di sekitar wilayah tersebut.

Baca juga: Daftar 8 Kepala Daerah yang Terjerat Korupsi Bersama Keluarga, termasuk Mantan Bupati Kutim

Beberapa perusahaan seperti PT Telen, PT Sinarmas, dan HTI turut memberikan kontribusi nyata dalam proses pemulihan jalan ini.

Ahmad Benny juga melakukan koordinasi intensif dengan pihak proyek semenisasi ADS untuk mendapatkan bantuan material berupa koral dan kerikil sungai guna memperkuat struktur jalan.

"Alhamdulillah sampai sekarang sudah mulus dan lancar berkat kontribusi dari teman-teman stakeholder terkait. Saya juga berkoordinasi dengan yang punya proyek semenisasi ADS kemarin untuk bantu koral kerikil sungai," imbuhnya.

Jalan di KM 2 ini memiliki nilai strategis yang sangat tinggi bagi masyarakat di Kecamatan Muara Bengkal dan Muara Ancalong. Pasalnya, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses utama menuju ibu kota kecamatan serta menjadi jalur penghubung penting menuju Kota Samarinda.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved