Senin, 1 Juni 2026

Berita Kaltim Terkini

10 Kasus Kejahatan yang Paling Banyak Terjadi di Kalimantan Timur

Berikut jenis kejahatan yang paling banyak terjadi di Kalimantan Timur sepanjang tahun 2024.

Tayang:
Grafis Tribun Kaltim/Canva
KASUS KEJAHATAN KALTIM - Ilustrasi pelaku kejahatan. Berikut kasus kejahatan yang paling banyak terjadi di Kalimantan Timur 

Ringkasan Berita:
  • Kalimantan Timur mencatat kejahatan narkotika sebagai kasus terbanyak pada 2024 dengan 1.771 laporan, disusul kecelakaan lalu lintas dan pencurian dengan pemberatan
  • Kejahatan kekerasan seperti penganiayaan, pengeroyokan, dan KDRT masih tinggi, menunjukkan tantangan serius dalam relasi sosial dan keluarga
  • Kejahatan lingkungan, pertambangan ilegal, dan migas menambah kompleksitas situasi kamtibmas di Kaltim sepanjang 2024.

TRIBUNKALTIM.CO - Berikut jenis kejahatan yang paling banyak terjadi di Kalimantan Timur sepanjang tahun 2024.

 Provinsi yang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN) ini mencatat beragam bentuk tindak kriminal dengan karakteristik yang berbeda-beda, mulai dari kejahatan konvensional, kejahatan terhadap orang dan harta benda, hingga kejahatan modern seperti narkotika dan pelanggaran di sektor sumber daya alam.

Berdasarkan Statistik Kriminal 2024/2025 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada 12 Desember 2025 yang bersumber dari Kepolisian Negara Republik Indonesia, gambaran kriminalitas di Kalimantan Timur menunjukkan bahwa intensitas kejahatan tidak hanya dipengaruhi oleh faktor sosial dan ekonomi, tetapi juga oleh mobilitas penduduk, aktivitas industri, dan luas wilayah yang besar.

Data tersebut merupakan bagian dari Laporan Evaluasi Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang mencatat laporan resmi kepolisian sepanjang 2024.

Baca juga: 15 Provinsi dengan Kasus Pembunuhan Tertinggi di Indonesia, Kaltim Termasuk

Dari puluhan jenis tindak pidana yang terdata, terdapat 10 jenis kejahatan dengan jumlah kasus paling tinggi yang secara signifikan memengaruhi rasa aman masyarakat Kalimantan Timur.

Dominasi Kejahatan Narkotika: Ancaman Serius di Kalimantan Timur

Jenis kejahatan dengan jumlah kasus paling besar di Kalimantan Timur pada 2024 adalah kejahatan narkotika dan psikotropika, dengan total 1.771 kasus.

 Angka ini menempatkan narkotika sebagai ancaman utama keamanan publik di wilayah tersebut.

Narkotika dan psikotropika mencakup peredaran, penyalahgunaan, hingga kepemilikan zat terlarang yang memengaruhi sistem saraf pusat, seperti sabu, ekstasi, ganja, dan obat-obatan sejenis.

Tingginya angka ini tidak terlepas dari posisi strategis Kalimantan Timur sebagai wilayah transit, aktivitas pelabuhan, serta meningkatnya mobilitas penduduk.

Selain narkotika, terdapat pula 16 kasus penjualan atau peredaran obat keras tanpa izin, yakni obat-obatan yang seharusnya hanya bisa diperoleh dengan resep dokter namun disalahgunakan secara bebas.

Kecelakaan Lalu Lintas: Kejahatan dengan Dampak Sosial Luas

Di posisi kedua, kecelakaan lalu lintas tercatat sebanyak 1.168 kasus.

Dalam statistik kriminal, kecelakaan lalu lintas dikategorikan sebagai tindak pidana apabila terdapat unsur kelalaian yang mengakibatkan korban luka atau meninggal dunia.

Tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Kalimantan Timur berkaitan dengan kondisi geografis, jarak antarkota yang jauh, serta tingginya aktivitas kendaraan angkutan barang dan industri.

Faktor kelalaian pengemudi, kondisi jalan, serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi variabel utama dalam kasus ini.

Pencurian dengan Pemberatan: Kejahatan Terhadap Hak Milik yang Paling Marak

Jenis kejahatan ketiga terbanyak adalah pencurian dengan pemberatan (curat) dengan 639 kasus.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved