Berita Bontang Terkini
Nelayan di Bontang yang Hilang 2 Hari Telah Ditemukan Selamat di Area Pelabuhan Indominco
BPBD Bontang, Ismail, mengatakan korban ditemukan dalam keadaan mengapung di laut dengan bantuan gabus
Penulis: Muhammad Ridwan | Editor: Nur Pratama
Ringkasan Berita:
- Nelayan Suwardi (25) asal Tanjung Limau, Bontang, yang hilang sejak Rabu (7/1/2026) akhirnya ditemukan selamat Jumat dini hari di perairan dekat dermaga PT IMM.
- Ia bertahan dengan bantuan gabus setelah terjatuh akibat cuaca buruk dan ombak.
- BPBD Bontang bersama tim gabungan melakukan pencarian sejak Kamis pagi hingga akhirnya berhasil mengevakuasi korban. Suwardi kini dalam kondisi selamat dan mendapat pemeriksaan medis.
TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG – Setelah sempat dilaporkan hilang selama hampir dua hari, seorang nelayan yang hanyut di perairan Kota Bontang akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat, Jumat (9/1/2026) dini hari.
Korban diketahui bernama Suwardi (25), nelayan asal Tanjung Limau, Kota Bontang. Ia ditemukan sekitar pukul 01.00 WITA di perairan dekat dermaga PT Indominco Mandiri (IMM).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bontang, Ismail, mengatakan korban ditemukan dalam keadaan mengapung di laut dengan bantuan gabus.
"Informasinya, yang pertama kali melihat adalah karyawan perusahaan,” ujar Ismail.
Baca juga: Hindari Lubang, Pemotor Tewas Terlindas Truk di Jalan Poros Samarinda–Bontang
Setelah ditemukan, Suwardi langsung dievakuasi dan dibawa ke Pos Kesehatan Port PT IMM untuk mendapatkan pemeriksaan medis awal.
“Kondisinya selamat dan sudah mendapat penanganan medis,” tambahnya.
Kronologi Kejadian
Sebelumnya, Suwardi dilaporkan hilang pada Rabu (7/1/2026) malam sekitar pukul 21.00 WITA saat bekerja sebagai ABK kapal bagang yang berangkat dari Tanjung Limau menuju lokasi penangkapan ikan di perairan sekitar Pulau Beras Basah.
Ismail menjelaskan, saat itu korban berada di perahu kecil untuk melansir ikan ke bagang. Namun, cuaca tiba-tiba memburuk.
“Hujan lebat disertai angin kencang menyebabkan tali pengikat antara kapal dan bagang terlepas,” katanya.
Kondisi semakin sulit karena mesin kapal dilaporkan mengalami kerusakan, sehingga kapal tidak dapat kembali bersandar. Dalam situasi tersebut, korban diduga terjatuh dan terbawa ombak.
“Nakhoda kapal atas nama Dandi kemudian melaporkan kejadian itu kepada pemilik kapal dan bagang, H Aba (43). Saat itu identitas ABK masih kami pastikan karena korban merupakan ABK baru,” jelas Ismail.
Pencarian hingga Akhirnya Ditemukan
Setelah menerima laporan resmi pada Kamis (8/1/2026) pagi, BPBD Bontang langsung melakukan pencarian dengan menyisir titik koordinat terakhir kapal hingga memperluas area pencarian ke sejumlah perairan sekitar.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil ketika korban ditemukan selamat pada Jumat dini hari. (*)
| Kondisi Terkini Iklim Bisnis di Bontang, Penetrasi Investasi Usaha Mikro Marak |
|
|---|
| Kasus Kematian Pria Jatuh dari Pohon Mangga di Bontang, 6 Orang Jadi Tersangka Penyerangan Rumah |
|
|---|
| 6 Warga Berbas Pantai Bontang Jadi Tersangka Penyerangan Rumah di Kelurahan Api-Api |
|
|---|
| DPRD dan Pemkot Bontang Sepakat Coret Proyek Danau Kanaan dari Skema Multiyears |
|
|---|
| Ribuan Warga Bontang Belum Terlindungi BPJS Gratis, DPRD Soroti Validasi Data dan Beban APBD |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260109_Suwardi-nelayan-asal-Tanjung-Limau.jpg)